https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Rapat Paripurna: Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Singgug OPD Tak Respon Aduan Masyarakat

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TangerangKompassindonesianews.com – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyinggung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak responsif terhadap aduan masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan Intan saat pidato pada rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tangerang tahun 2025.

“Kepada kepala OPD harus lebih responsif terhadap aduan masyarakat,” ungkap Intan disela sela pidatonya, di Tigaraksa, Kamis 23 April 2026.

Menurut Wakil Bupati Intan, masih banyak OPD yang masih kurang responsif, sehingga sudah tanggungjawabnya sebagai kepala daerah untuk mendorong, agar mereka lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Biasanya kalau sudah mentok ke saya, saya yang harus respon mereka lalu minta tolong OPD untuk melaksanakannya,” ungkap Intan.

Intan menegaskan, responsif sangat penting terhadap setiap aduan dari masyarakat, agar aduan mereka dapat ditanggulangi secara cepat.

Sementara terkait Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, Intan mengatakan, terdapat sejumlah rekomendasi dari DPRD Kabupaten Tangerang diantaranya di sektor Pelayanan Publik, infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pengelolaan sampah.

“Mudah-mudahan ini semua menjadi catatan bagi Pemerintah Daerah dan untuk segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Menurut orang nomor dua di Kabupaten Tangerang ini responsif sangat penting terhadap setiap aduan dari masyarakat, agar dapat ditanggulangi secara cepat.

Di waktu yang sama Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, mengapresiasi terhadap capaian-capaian yang sudah diraih Pemerintah kabupaten Tangerang di tahun 2025.

“Banyak sekali tadi rekomendasi pada Pemerintah Daerah. Namun secara umum, kita DPRD mengapresiasi capaian yang sudah diraih,” ungkap Muh. Amud.

Tidak hanya itu Muh Amud juga mengapresiasi respon Pemkab Tangerang terhadap rekomendasi P3K Paruh Waktu untuk diangkat menjadi P3K penuh.

Di rencanakan per tahun itu akan di angkat 2000 orang, kita akan melihat kemampuan Anggaran, “tutupnya.

Penulis: Rudy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *