Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147, dan menyambut hari jadi Kabupaten Sleman ke-110, serta Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta mendukung kemajuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk para pedagang di pasar rakyat atau tradisional Kabupaten Sleman.
” Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman selenggarakan Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman, pada Selasa 21 April 2026.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Aris Herbandang, SIP.,MT., saat acara berlangsung. Ia menambahkan melalui Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Nomor 0262 Tahun 2026 tanggal 20 April 2026 tentang Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR), yang dilaksanakan tanggal 22 sampai 30 April 2026,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bandang menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di pasar rakyat atau tradisional sekaligus mendorong peningkatan pendapatan para pedagang pasar rakyat atau tradisional yang ada di Kabupaten Sleman ini.
” Selain menggerakan perangkat daerah untuk berbelanja, kami juga meminta untuk mendokumentasikan kegiatannya dan mengunggah di media sosial baik instansi maupun pribadi sebagai bentuk publikasi belanja di pasar tradisional.
Melalui GEMPAR ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menghidupkan kembali pasar rakyat sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang berdaya saing.
Dengan bertepatan dengan Hari Kartini dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Tim Pengerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sleman beserta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman menggandeng sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Sleman untuk ikut berpartisipasi dalam GEMPAR ini.
” Bandang menyebut, ajakan ini sangat direspon positif oleh sejumlah organisasi perempuan yaitu, Persit Kodim 0732/Sleman, Bhayangkara Polresta Sleman, Ikatan Adhyaksa Dharmayukti Karini Sleman, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Haji dan Umroh Sleman, Gabungan Organisasi Wanita Sleman, Dharma Wanita Persatuan Sleman yang diikuti oleh 17 Kapanewon/Kecamatan sampai tingkat Kalurahan yang ada di Kabupaten Sleman, sepakat untuk berpartisipasi dalam gerakan GEMPAR dengan berbelanja bersama nglarisi di sejumlah pedagang yang ada di pasar tradisional Kabupaten Sleman,” tutup Bandang.
” Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Mila Harda Kiswaya, menyampaikan kegiatan GEMPAR ini bertepatan dengan Hari Kartini, Hari Kesatuan Gerak PKK, dan sekaligus menyambut hari jadi Kabupaten Sleman yang ke -110. Ini menjadi momentum yang baik bagi perempuan secara bersama ikut menggerakan perekonomian daerah dengan berbelanja di pasar tradisional.
Selain menggerakan ekonomi kegiatan ini juga menjadi media organisasi untuk menyapa para pedagang pasar yang kebanyakkan kaum perempuan.
” Kami mengapresiasi respon positif dan partisipasi aktif dari organisasi – organisasi perempuan, yang telah menyambut baik ajakan kami untuk mengikuti kegiatan GEMPAR Slema.” Meramaikan pasar rakyat berarti telah berkontribusi secara kolektif memperkuat kondisi ekonomi keluarga, utamanya perempuan – perempuan yang mengais rezeki dari aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap melalui GEMPAR ini, pasar rakyat dapat semakin berkembang, UMKM semakin berdaya saing, serta penggunaan produk dalam negeri semakin meningkat,” bebernya. Partisipasi aktif seluruh pihak, menjadi kunci keberhasilan gerakan ini dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Joni)














