Wonosobo – Kompassindonesianews.com Di tengah arus modernisasi yang kerap menggerus nilai kebersamaan, Desa Rogojati, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo justru menunjukkan wajah berbeda. Desa ini perlahan bangkit dengan kekuatan utamanya: partisipasi warganya. Di balik geliat tersebut, muncul satu sosok yang tak asing bagi masyarakat—Mbah Imam.
Figur sederhana namun berpengaruh ini menjadi motor penggerak dalam memperkuat jaringan sosial sekaligus membangun budaya partisipatif di tengah warga. Melalui pendekatan yang hangat dan inklusif, Mbah Imam berhasil menjembatani berbagai kelompok—mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga perangkat desa—dalam satu tujuan bersama: membangun Rogojati dari dalam.

Tidak sekadar menggerakkan, Mbah Imam menghadirkan cara yang terbilang unik. Ia menanamkan budaya “bertanya” sebagai fondasi pembangunan. Warga didorong untuk tidak hanya menerima, tetapi juga aktif mengemukakan pendapat, menyampaikan kebutuhan, bahkan menawarkan gagasan kreatif.
Pendekatan ini perlahan mengubah pola pikir masyarakat. Ruang-ruang diskusi tumbuh, kesadaran kritis meningkat, dan yang terpenting, rasa memiliki terhadap desa semakin kuat.
“Pembangunan desa tidak hanya soal fisik, tetapi bagaimana masyarakat terlibat dan merasa memiliki,” menjadi prinsip yang terus digaungkan dalam setiap pertemuan dan kegiatan warga.
Dampaknya mulai terlihat nyata. Program-program desa seperti pemberdayaan ekonomi lokal, kegiatan keagamaan, hingga pengembangan sumber daya manusia berjalan lebih hidup dan terarah. Keterlibatan warga tidak lagi bersifat simbolis, melainkan menjadi kekuatan utama dalam setiap langkah pembangunan.
Pemerintah Desa Rogojati pun menyambut baik peran Mbah Imam. Sosoknya dinilai mampu menjadi penghubung efektif antara kebijakan dan kebutuhan riil masyarakat. Sinergi antara tokoh masyarakat dan pemerintah desa ini menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.
Kini, dengan semangat gotong royong yang terus menyala, keterbukaan dalam berdialog, serta jaringan sosial yang semakin kokoh, Desa Rogojati melangkah pasti menuju cita-cita besar: menjadi desa mandiri yang berdaya saing dan sejahtera.
Di tangan warga yang aktif dan sosok penggerak seperti Mbah Imam, Rogojati membuktikan bahwa kekuatan desa sejatinya lahir dari kebersamaan.
Setiawan














