https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Danrem 072/Pamungkas, Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuliar Dwi Hantono, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY, yang terletak di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon/Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu 3 Mei 2026.

Puncak acara peletakan batu pertama ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri didampingi Gubernur DIY, GKR Condrokirono, dan Kapolda DIY. Selain meletakan batu pertama, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, juga menandatangani prasasti sebagai simbol dimulainya proyek pembangunan ini.

” Dalam laporannya, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, menyampaikan bahwa lahan pembangunan Mapolda DIY ini, menempati area seluas 7,5 hektare yang berstatus Sultan Ground. Lahan ini merupakan hibah hak pakai dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berlokasi di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon/Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman,” terang Kapolda.

Lanjutnya, Mapolda DIY ini mengusung konsep pembangunan modern yang humanis, mengacu pada pedoman pembangunan Polri tahun 2025.

Lebih lanjut, ia menjelaslan Gedung ini didesain tidak hanya untuk mendukung tugas kepolisian, tetapi juga menyediakan ruang pelayanan yang terbuka, nyaman, dan representatif bagi masyarakat,” tambahnya.

“Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menuturkan bahwa momentum ini adalah langkah strategis bagi misi Polri ke depan. Kita menyadari, bahwa tantangan keamanan tidak lagi hanya bersifat konvensional yang mengandalkan kekokohan fisik sebagai penyangga ketertiban. Keamanan modern harus tumbuh secara lentur dan waskito (waspada atau bijaksana), agar mampu membaca tanda – tanda zaman sebelum tantangan itu menjelma menjadi gangguan nyata.

Sri Sultan, berharap Mapolda DIY menjelma sebagai pusat keamanan yang utuh dan memperkuat keamanan konvensional sekaligus tangguh menghadapi tantangan siber. Gedung ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang kerja, melainkan sebagai arsitektur peradaban masa depan.

” Kehadiran Kantor Polisi, sejatinya adalah representasi dari kehadiran negara di tengah ruang publik untuk menjamin rasa aman dan harmoni.

Bangunan ini adalah simbol komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat, menjadi rumah bagi keadilan, dan menjadi benteng bagi kemanusiaan,” tutup orang nomor satu di DIY ini.

” Kapolri RI Irjen Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa pembangunan Mapolda DIY ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara Polri, TNI, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Keraton Yogyakarta.

Gedung Mapolda DIY baru ini dirancang dengan konsep ramah dan terbuka, merujuk pada akar kata Polis Kota ruang bersama.” Gedung bukan sekadar kemegahan fisik, melainkan simbol perubahan menuju Polri yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menekankan bahwa fasilitas baru harus dibarengi dengan perubahan mentalitas, fasilitas modern wajib diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kecepatan merespons keluhan masyarakat.

” Pembangunan dan pengabdian anggota Polri di wilayah ini harus berlandasan semangat ” Memayu Hayuning Bawono ” dan memperindah keindahan dunia serta menjaga harmoni,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama ini yaitu : Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kabid Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, jajaran Forkopimda DIY, Danlanal Yogyakarta, para Bupati dan Walikota se – Provinsi DIY, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *