Garut, Kompassindonesianews.com Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut menggelar Festival Olahraga Tradisional di Pendopo Garut pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional sebagai bagian dari budaya daerah.
Ketua DKKG Irwan Hendarsyah SE (kang Jiwan) dalam wawancaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya untuk mengajak generasi muda agar kembali mencintai dan melestarikan budaya tradisional yang mulai terlupakan oleh perkembangan zaman.
“Jadi kita mencoba memberikan kesan yang mendalam melalui edukasi bahwa pembudayaan olahraga tradisional dan permainan rakyat itu merupakan kekuatan mendasar bagi para pemuda dan anak-anak zaman sekarang yang mulai melupakan budaya tradisional,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk kembali mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak sejak dini agar budaya lokal tetap terjaga dan tidak hilang tergerus perkembangan teknologi.
Menurutnya, Kabupaten Garut diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menghidupkan kembali permainan rakyat dan olahraga tradisional di tengah masyarakat.
Selain itu, Kang Jiwan menyebut dukungan dari Pemerintah Kabupaten Garut menjadi motivasi besar dalam upaya pemajuan kebudayaan di daerah.
“Bapak Bupati juga berpesan agar konsisten terhadap pemajuan kebudayaan. Bahkan Dewan Kebudayaan diminta kembali menggelar Anugerah Budaya yang kedua. Saya semakin semangat karena mendapat dukungan langsung dari Bapak Bupati, DPRD Komisi IV, dan Disparbud Garut,” tambahnya.
Festival tersebut mendapat antusias dari berbagai kalangan dan diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi penerus.
( D Hendar)














