https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Para Tokoh Ormas dan Sekretaris GPM Jakbar Angkat Bicara Terkait RPTRA Kalijodo Kembali Jadi Tempat Prostitusi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KompassIndonesianews Jakarta – Berita terkait RTH Kalijodo adanya dugaan kembali praktek prostitusi oleh seorang anggota DPRD DKI Jakarta dari komisi D, Ketua Organisasi Masyarakat Forum Betawi Rempug (FBR) Jakarta Barat

Ahmad Mudjamil angkat bicara, menurutnya, lokasi tersebut kini sebaliknya, dimana yang di duga tempat prostitusi,

Siapa bilang RTH Kalijodo kembali diduga menjadi tempat prostitusi ? justru sekarang ini malah sebaliknya, saya lihat banyak kegiatan kegiatan positif dalam hal kegiatan masyarakat seperti pertemuan tokoh masyarakat dari berbagai daerah, kegiatan sosial, bahkan kegiatan olah raga masyarkat dan juga sarana main anak anak,” kata Mudjamil Ketua FBR Jakarta Barat. Senin (17/04/2023)

” Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) H Muhammad Ihsan SH disebutkan dari seorang anggota Dewan buat saya sangat keliru, tidak benar itu adanya kembali praktek prostusi, sangat saya sesalkan, harusnya seorang Dewan sebagai wakil rakyat lebih baiknya turun langsung ke lokasi apa yang diduga adanya praktek prostitusi,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Robert Siagian selaku Sekertaris Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM) Grogol Jakarta Barat. Ia mengutarakan soal perbedaan pengawasan dan perawatan antara RPTRA dengan RTH tetapi tidak seperti apa yang dikatakan.

” Makanya, pernah ada sanggahan dari pengelolah RPTRA Kalijodo, Mayang Sari Red,- soal RPTRA Kalijodo tidak terawat dan terkesan kumuh. Termasuk sanggahan dari Lurah Angke, M Dirmasyah Red,-, detikcom ,Selasa (24/7/2018)” terangnya saat diminta tanggapan soal RTH Kalijodo akan dipasang CCTV untuk mengontrol prostitusi, Senin (27/4/2023) di bilangan Grogrol, Jakarta Barat.

Maksudnya, Kata Robert, adanya pandangan perbedaan terhadap pengelolahan di RTH kalijodo bukan suatu yang sangat krusial.

“Yang terpenting fungsi RTH itu dijalankan baik kebersihan, keindahan, kenyamanan dan perawatan destinasi lainnya.Jadi bukan soal pengelolahnya,” Imbuhnya.

” Robert juga menambahkan, peninjauan langsung Pj Gubernur DKI Jakarta bersama Walikota Jakarta Utara dan Barat dan pengelolah RTH Kalijodo bersama instansi penunjang terkait belum lama ini sudah menunjukan bahwa pengelolahan dan perawatan sudak clear, cuma hanya tinggal perbaikan sarana dan prasarananya saja.

” Daenk Jamal selaku pengelola RPTRA Kalijodo saat dikonfirmasi wartawan, Dugaan apa yang katakan anggota Dewan, Dia katakan tidak benar, Jika ada seperti itu, apa yang pernah saya sampaikan itu berada di kolong tol sebrang kali, itupun sudah saya sampaikan pihak terkait.

” Padahal, saat itu pada sabtu pagi tanggal 8 April 2023 Pak PJ Gubernur sudah hadir langsung ke sini, beliau sampaikan ini (RPTRA) lokasi positif untuk warga, Dan beliau janjikan akan diperbaiki jika ada yang harus diperbaiki.

” Saya juga berharap sekali lagi ibu anggota Dewan yang mewakili warga untuk tinjau langsung ke lokasi, apa yang di katakan itu jadi jawaban kami selaku pengelola, Mari kita bersama untuk kepentingan warga bukan kepentingan kelompok,” ujar Daenk Jamal.

” Sekali lagi saya berharap Ibu anggota Dewan dari Komis D kalau bisa turun ke lokasi kita bersama membicarakan untuk kedepankan untuk masyarakat,” ungkap Daenk Jamal kepada awak media saat di konfirmasi di lokasi.(red/ts)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *