https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Perkuat IPP dan IPO, Dispora Sleman Beberkan Sejumlah Program Kerja Sepanjang Semester II 2026

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, terus menancapkan garis star untuk mengakselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, saat jumpa awak media bertempat di Aula Baporda Kabupaten Sleman, Selasa 18 Agustus 2026.

” Dengan tema ” Sehat Sejak Dini, Berprestasi untuk Negeri Menguatkan Potensi Generasi Sleman “, Dispora Sleman resmi menjelaskan sejumlah program kerja unggulan sepanjang semester II 2026.

Lanjutnya, langkah ini disiapkan sebagai mesin penggerak utama dalam memacu Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sekaligus Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Kabupaten Sleman,” jelas Heru.

Ia menerangkan seluruh program dirancang bukan sekadar rutinitas penyerapan anggaran, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi muda.

Kata Heru, tahun ini Dispora Kabupaten Sleman mengusung tema besar ” Menggerakkan Potensi, Mengukir Prestasi, Mewujudkan Sleman Bugar, Kreatif, dan Mandiri”.

” Menurutnya, tema ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata kami dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Sleman.

Target akhir dari seluruh program kerja yang kami susun difokuskan pada dua muara utama, yaitu peningkatan indeks pembangunan pemuda dan indeks pembangunan olahraga,” bebernya.

Lebih lanjut, ia menambahkan di sektor kepemudaan, Dispora Sleman menggulirkan empat agenda besar yang menyasar penguatan ekonomi, karakter, dan kreativitas remaja. Sepanjang Agustus 2026, kami menggelar pemilihan pemuda pelopor bertagline ” Muda Berani Bergerak Berdampak ” untuk pemuda usia 16-30 tahun.

” Ajang ini mengompetisikan lima bidang kepeloporan, kewirausahaan, seni budaya, ekonomi digital, lingkungan, serta sosial kemasyarakatan. Di bulan yang sama, pemilihan gugus depan dan pembina Pramuka berprestasi juga digelar untuk memperkokoh jiwa kepemimpinan.

Untuk meredam angka pengangguran terdidik, Dispora Sleman meluncurkan program inkubasi bisnis ” Juragan Muda ” pada bulan September 2026. Program ini menyasar wirausahawan muda usia 16-30 tahun yang sudah memiliki rintisan usaha (start- up).

Tak berhenti di situ, ruang ekspresi anak muda dibuka lebar melalui FESTAPORA pada Oktober 2026, ini sebuah ajang festival musik bagi grup band pelajar SMA/sederajat se – Kabupaten Sleman untuk menyalurkan energi kreatif secara positif.

Kadis juga menambahkan, rangkaian kegiatan kepemudaan bakal ditutup dengan tradisi Pengembaraan Akhir Tahun (BARATA) ke -37 oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Sleman melalui DKC Sleman pada tanggal 28-31 Desember 2026 guna menempa fisik, mental, dan kedisiplinan penegak serta pandega.

Sementara di sektor keolahragaan, Dispora Sleman mematok strategi tiga pilar : pembinaan sejak dini, pembinaan prestasi, dan pembudayaan olahraga di masyarakat. Pada Agustus hingga September 2026, kita fokus diarahkan pada pembinaan olahraga usia dini tingkat sekolah dasar berbasis sport science.

” Program pembinaan olahraga usia dini merupakan langkah strategis dan terstruktur dalam membangun fondasi prestasi olahraga Kabupaten Sleman secara berkelanjutan.

Fokus utama kegiatan ini adalah mengenali potensi fisik, motorik, dan minat olahraga anak sejak usia sekolah dasar/usia dini, sehingga proses pembinaan dapat dilakukan secara terukur, berbasis ilmu pengetahuan (sport science) dan tepat sasaran.

” Heru juga menyebutkan, enam cabang olahraga yang masuk radar pembinaan usia dini ini meliputi bola voli, senam SKJ, taekwondo, catur, panahan, dan tenis meja. Puncak acaranya pada Oktober 2026, Dispora Sleman memperketat pembinaan atlet muda melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).

Sebanyak 27 cabor dibina secara intensif sebagai kawah candradimuka untuk menerjunkan atlet – atlet terbaik Kabupaten Sleman, di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2027. Disisi lain, pembinaan kelompok olahraga masyarakat terus berjalan berkelanjutan demi menjaga kebugaran warga secara masif.

Ia menegaskan keberhasilan agenda besar ini membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk peran media masa.

Keberhasilan program – program ini tentu tidak dapat dicapai oleh Dispora semata, kami membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, pemuda, komunitas olahraga, serta peranan vital dari rekan – rekan media untuk mengedukasi, menginformasikan, dan mengajak publik ikut serta. Mari kita bersama – sama mengawal jalannya program ini, agar memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Sleman,” tutup Heru.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *