https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Gerakan Masyarakat Meramaikan Pasar, Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Semakin Nyaman dan Menarik

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

SLEMANKompassIndonesianews.com, Bupati Sleman Harda Kiswaya turut meramaikan Gerakan Masyarakat Meramaikan Pasar (Gempar) yang digelar di Pasar Godean, Sleman, Senin (24/8). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus mendorong aktivitas perekonomian di pasar tradisional.

Kegiatan Gempar berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam hiburan seni dan budaya, di antaranya pertunjukan campursari dan tari-tarian. Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan minat masyarakat berkunjung dan berbelanja di Pasar Godean.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Gempar sebagai bagian dari upaya menghidupkan aktivitas pasar. Menurutnya, semakin banyaknya masyarakat yang berkunjung ke pasar akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan dan kesejahteraan para pedagang.

“Dengan adanya Gempar ini akan ada orang yang datang ke pasar. Pasar Godean nanti pengunjungnya melimpah dan dagangannya jadi laris,” ujar Harda.

Harda menekankan bahwa upaya meningkatkan daya tarik pasar perlu diiringi dengan pembenahan secara berkelanjutan. Ia meminta Disperindag Sleman untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menciptakan suasana pasar yang nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

“Saya minta Disperindag terus memperbaiki pelayanan, pedagang dibuat nyaman. Bagaimana pasar juga harus berbenah, bagaimana pasar ini menjadi menarik bagi pembeli,” jelasnya.

Selain itu, Harda mengimbau para pedagang agar tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan pelayanan yang kurang baik. Menurutnya, masukan dari pedagang penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pasar.

“Para pedagang jangan takut untuk lapor apabila ada pelayanan yang kurang baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Harda menegaskan bahwa pengembangan pasar dan penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, serta media diharapkan dapat terus bersinergi dalam mendukung kemajuan pasar tradisional di Kabupaten Sleman.

“Kolaborasi pemerintah daerah dengan anggota DPRD, pengusaha, dan media tentu bisa kita lakukan terus-menerus,” pungkasnya.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *