https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kemenpora RI Menggelar Rapat Koordinasi Dalam Memajukan Dan Peningkatan Kepemudaan Di Indonesia

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Kompassindonesianews, Batam-Kepri,-  Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Menggelar Rapat Koordinasi Nasional dalam memajukan dan peningkatan pembangunan Kepemudaan di Indonesia, acara di selenggarakan di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau.
Acara Rakornas ini Membahas seputar Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora yang di terjemahkan menurut Undang Undang Kepemudaan Tahun 40 tahun 2009 bahwa pemuda berperan sebagai kekuatan moral, Kontrol Sosial dan Agen Perubahan bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Faisal Abdullah, acara ini bertujuan menyiapkan bahan dan rekomendasi kebijakan untuk dibahas pada Rapat Koordinasi Nasional Kepemudaan Tingkat Kementerian yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini sesuai dengan arahan Menpora Dito yang baru saja dilantik pada 3 April 2023 kemarin, dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 10 Mei 2023 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau.
Acara yang berlangsung hingga 12 Mei 2023 , diikuti oleh perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di 38 Provinsi seluruh Indonesia, para stakeholder Kementerian/Lembaga dan swasta bidang kepemudaan, dan beberapa perwakilan komunitas yang diundang untuk hadir secara fisik.
Menurut Deputi Faisal, saat pidatonya menambahkan ini bertujuan menyiapkan bahan dan rekomendasi kebijakan untuk dibahas pada Rapat Koordinasi Nasional Kepemudaan Tingkat Kementerian Harapannya, kita dapat merampungkan Desain Besar Kepemudaan Nasional (DBKN) untuk diresmikan secara langsung oleh Bapak Presiden Jokowi,” pungkas Faisal.
Di sisi lain, Pra Rapat Koordinasi Nasional Bidang Pemberdayaan Pemuda mendesak untuk dilaksanakan mengingat berlakunya Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di lingkungan internal Kemenpora. Terlebih, terjadi perombakan besar di bagian struktur kepemudaan.
“SOTK terbaru ini secara tidak langsung berpengaruh pada arah pembangunan pemuda di Indonesia. Perlu penyesuaian program dan anggaran sehingga kami perlu mensinkronisasikan kebijakan nasional serta harus mampu menerjemahkannya kepada pemerintah daerah,” tutup Faisal pada Wartawan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau M. Ihsan, yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Riau yang berhalangan hadir menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah terpilih menjadi tuan rumah pada kegiatan ini.
 Hal tersebut merupakan wujud perhatian Kemenpora pada peningkatan pemberdayaan pemuda di Indonesia.
Lanjut M.Ihsan perlu optimalisasi sumber daya stakeholder kepemudaan, baik oleh pihak pemerintah dan swasta, untuk mengimplementasikan Indeks Pembangunan Pemuda dan Sustainable Development Goals (SDGs).
“Karena Ini sesuai dengan visi Bapak Gubernur, dimana sudah sepatutnya pemuda semakin diperhatikan karena mereka merupakan ujung tombak pada program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca-pandemi COVID-19 serta perannya yang strategis pada Pemilu 2024,” tandasnya.
Editor : (Red/San/Taufik Panji Alam).
NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *