https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Generasi Muda Adalah Aset Terbesar Bangsa, yang Akan Menentukan Arah Masa Depan Indonesia

SLEMAN – KompassIndonesianews.com Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Heru Saptono, menjelaskan sebanyak 250.322 pemuda di Kabupaten Sleman menjadi potensi besar daerah dalam menghadapi bonus demografi.

Karena itu, pembangunan generasi muda tidak cukup hanya berorientasi pada kecerdasan, tetapi juga harus menyentuh kesehatan, karakter, keterampilan, kepemimpinan hingga kemandirian ekonomi,” kata Heru Saptono, saat beri keterangan kepada awak media Selasa (6/10/2026).

Heru menjelaskan, generasi muda merupakan aset terbesar yang akan menentukan arah pembangunan pada masa mendatang.

” Besarnya jumlah pemuda Kabupaten Sleman sekaligus menjadi peluang untuk mendorong inovasi, perubahan sosial, pembangunan berkelanjutan, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Heru.

Kadis mengatakan, generasi muda berkualitas adalah generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan, kesehatan, karakter dan keterampilan, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat dan bangsa.

” Lanjutnya, pemuda berkualitas setidaknya memiliki empat karakter utama, yakni cerdas secara intelektual dan digital, sehat secara fisik dan mental, berkarakter jujur, disiplin dan peduli, serta memiliki keterampilan dan kemampuan berinovasi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pembangunan kepemudaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah menyediakan kebijakan, fasilitas dan program pendukung, masyarakat menciptakan lingkungan yang positif dan inklusif, sementara media berperan menyebarkan informasi yang edukatif dan membangun kesadaran publik.

” Lebih lanjut ia menambahkan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman sendiri telah menyiapkan berbagai program untuk mendukung pembangunan generasi muda.

Kata Heru, salah satunya melalui pembinaan karakter dan pencegahan perlaku negatif bagi pemuda di wilayah Kapanewon/Kecamatan dan Kalurahan sebanyak empat angkatan. Selain itu, pembinaan karakter juga menyasar pemuda di sekolah menengah melalui tujuh angkatan.

Program tersebut kami menggandeng BNNK Sleman, Dinas Kesehatan Sleman melalui psikolog, kepolisian, praktisi, serta Balai Perlindungan dan Rahabilitas Sosial Remaja (BPRSR).

Heru juga memaparkan di bidang kewirausahaan, Dispora Sleman juga menyelenggarakan pelatihan manajemen dan digitalisasi pemasaran bagi pemuda sebanyak 14 angkatan, masing – masing dengan 30 peserta. Selain itu, ada pula program juaragan muda, dengan seleksi atau pemilihan dijadwalkan pada tanggal 7-8 Oktober 2026 dan akan menetapkan 15 pemenang.

” Program kepemudaan ini juga diarahkan pada penguatan kepemimpinan, kepeloporan, organisasi, dan kreativitas, diantaranya pemilihan Pemuda Pelopor dan Duta Pemuda 2026, Festival Band antar siswa SMA/SMK/MA sederajat, lomba grafiti dan mural, serta berbagai kegiatan kepramukaan.

” Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman menambahkan, penguatan organisasi kepemudaan dilakukan melalui pembinaan sebanyak 20 angkatan dengan materi kepemimpinan, public speaking, personal branding, dan kemandirian pemuda. Sementara temu pemuda Kabupaten Sleman dilaksanakan dalam empat angkatan, berbagai program tersebut diarahkan agar pemuda Kabupaten Sleman tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mampu tampil sebagai pelaku sekaligus penggerak pembangunan.

Heru menekankan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing, kami berharap Kabupaten Sleman memiliki modal sumber daya manusia yang kuat untuk meningkatkan produktivitas pertumbuhan ekonomi, menciptakan masyarakat yang sehat dan harmonis, serta memperkuat inovasi dan daya saing.

” Sebut Heru, investasi terbaik bukan pada harta, tetapi pada generasi muda.” Peran kita hari ini akan menentukan kualitas generasi muda esok,” tutup Kadis.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *