https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kendalikan Harga Bahan Pokok Pemda Sleman, Dan Bulog DIY Selenggarakan Pasar Murah.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Sleman – kompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman telah berkolaborasi dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta untuk mengadakan pasar murah di 17 Kapanewon sebagai langkah untuk mengatasi tingginya inflasi bahan pokok.

” Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman kepada awak media, saat memantau stok pangan dan Launching pasar murah di Kapanewon Kalasan Senin 25/9/2023.

Kustini, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pasar dan menjaga kesejahteraan masyarakat Sleman lewat ketersediaan barang.

“Kita juga selalu memantau harga agar sama, ketersediaan barang juga stabil dan sekaligus bisa mengendalikan harga beras di Kabupaten Sleman,” ujar Kustini di Pasar Prambanan.

Kustini juga bersykur dengan menyebut bahwa berkat kerja sama ini, harga beras menjadi lebih terjangkau lantaran stok beras stabil dan kualitas tetap terjamin.

Kustini juga menjelaskan total intervensi dari BULOG untuk Kabupaten Sleman mencapai 700 ton beras. Ini dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan Desember mendatang. Di samping itu, Bupati Sleman juga mengajak masyarakat untuk membeli beras secukupnya agar manfaat pasar murah ini bisa dinikmati oleh semua pihak.

“Intervensi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga, sebab kalau tidak ada intervensi nanti pasar melambung tinggi. Maka itu kita bantu masyarakat kabupaten Sleman dengan adakan 17 titik Kapanewon yang akan kita datangi,” jelas Kustini.

Sementara itu, Kepala BULOG DIY, Ali Ahmad Najih Amsari, menjelaskan pihaknya juga memasok bantuan pangan beras secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Sleman, dengan sasaran utamanya keluarga penerima manfaat. Selain itu, BULOG Yogyakarta juga menyalurkan beras melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Beras murah ini tersedia melalui berbagai jaringan, seperti Toko Pangan Kita (TPK) dan Rumah Pangan Kita (RPK), dengan harapan bahwa seluruh masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan pasar murah ini untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Lebih lanjut ia mengatakan selama Pasar Murah, BULOG Yogyakarta akan menyediakan Beras Medium SPHP sebanyak 86.000 kg harga Rp 51.000/ 5 kg. Selain itu, BULOG akan menyediakan berbagai komoditi dengan harga khusus dari Pemkab Sleman untuk pasar murah yaitu Beras Premium “BAWANA” harga Rp 59.000/5 kg dan “Beras Kita” harga Rp 58.000/5 kg dengan total sebanyak 17.000 kg, Gula Pasir “Manis Kita” harga Rp 12.000/ kg sebanyak 10.200 kg , Minyak Goreng “Minyak Kita” harga Rp 11.500/liter sebanyak 20.400 Liter , serta Tepung Terigu harga Rp 8.500/kg sebanyak 3.400 kg.

“Harapannya, seluruh masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan Pasar Murah ini dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok sehari-hari,” pungkasnya. (Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *