https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Prosedur untuk mendapatkan Pupuk bersubsidi harus diterapkan agar tepat sasaran

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com – Kabupaten Lahat Sum-sel

Petani di Kabupaten Lahat mengeluh terkait kelangkahan pupuk bersubsidi yang mulai sulit didapat, Bupati Lahat, Cik Ujang SH dengan selogan Bumi Seganti Setungguan ini, turun langsung memantau kondisi Gudang Pupuk Siwijaya, di Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat.

 

Hasil pemantauan yang dilakukan bersama Ketua DPRD Lahat, Fitrizal Homizi ST, Sekda Lahat, Chandra SH MH dan Kepala Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPH dan Nak) Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM, akhirnya diketahui, penyebab kenapa petani mengeluh sulit mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut. Senin ( 14/2/2022 ).

Ketersedian pupuk subsidi sebenarnya sangat banyak. Tinggal distributor yang ambil dan pengecer yang lakukan penyebaran,” sampai Cik Ujang, disela usai memantau kondisi gudang Pupuk Sriwijaya.Untuk distributor, saat ini hanya ada dua, yakni CV Maju Bersama dan CV Air Labu.

Ketua DPRD lahat Fitrizal Homizi menyikapi bahwa terkait kebutuhan pupuk subsidi Kabupaten Lahat bisa dibilang sudah cukup. Apalagi dari pemantauan, stok pupuk ada banyak. Hanya saja butuh sosialisasi lagi kepada petani, terkait prosedur untuk mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut. “Butuh sosialisasi , karena ada tahapan yang harus diikuti untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Tidak bisa asal dapat saja,Karena kita harus bisa merealisasikan pupuk subsidi dengan tepat sasaran” Tegas Fitrizal.

Editor : Andre haris. s

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *