https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

DPD PEKAT IB, sebagai sosial control kita harus ikut mengawasi APBD agar tebo bebas dari KKN

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KompassIndonesiaNews, tebo Organisasi masyarakat (Ormas) DPD Pekat IB resmi melayangkan surat laporan ke Kejaksaan tinggi (Kejati) Jambi atas adanya dugaan temuan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi.Selasa 06/09/22

Ketua BPD Pekat IB Kabupaten Tebo, Hafizan Romi Faisal saat di confirmasi awak media mengatakan, benar kmarin Senin (5/9/2022) sudah melaporkan soal adanya dugaan Tipikor pada dinas PUPR dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) pada Sekretariat daerah (Setda) Tebo.

Selain dua instansi pemerintahan, Romi menyebut sejumlah pihak ketiga dari perusahaan konstruksi milik rekanan di antaranya adalah, PT Piramid Anugrah Nusantara, CV Karya Hutama, PT. Dwikarsa Mandiri Utama, PT. Hanro, CV. Triwira Jaya, CV. Nova Indah Pratama dan PT. Rudy Agung Laksana, “beber Romi,

Kita berharap lanjut Romi, agar proses hukum terkait dengan dugaan korupsi di Kabupaten Tebo dapat ditindaklanjuti oleh Kejati Jambi.

” Romi menegaskan, DPD Pekat IB Tebo mendesak agar Kejati Jambi memanggil pihak-pihak yang kami laporkan, ini bagian dari upaya kita untuk mengawasi APBD Tebo agar bersih dari KKN, “katanya. (Doni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *