KompassindonesiaNews.com
BANJARNEGARA –Market Day mendidik anak mengembangkan jiwa enterpreneur, keterampilan hidup, dan juga sekaligus penguatan karakter siswa-siswi.
Banyak kegiatan sebagai alternatif mengisi jeda tengah semester atau jeda akhir semester bagi siswa-siswi di berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya adalah Market Day. Kegiatan ini berupa belajar menjual berbagai makanan sehat siswa utamanya dalam hal kreasi makanan dan minuman.
Seperti yang dilakukan para siswa-siswi SD N 4 KRANDEGAN, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Pelaksanaan praktek pembelajaran Tema 3 Sub tema 3 untuk penguatan penerapan pelajar pancasila oleh kelas 2 (kelas Dewi Sartika) yang didukung seluruh siwa dan guru di sekolah itu selama 1 hari, (30 September 2022).
Dalam kegiatan ini, siswa -siswi kelas 2 dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari 6-7 siswa. Masing-masing kelompok akan berjualan secara bergantian dan dikunjungi serta diapresiasi oleh siswa kelas 1 sampai dengan kelas 6 beserta seluruh guru dan staf.
Dijelaskan oleh Kepala Sekolah SD N 4 Krandengan Ibu Supriyati, SPD. I, M.Pd bahwa kegiatan Market Day diselenggarakan sebagai bentuk aplikasi kolaborasi dari pembelajaran Tema 3 Sub tema 3 untuk penguatan penerapan pelajar pancasila dan aplikasi penguatan pendidikan karakter di sekolah. Ada nilai religius, siswa-siswi dilatih untuk melakukan nilai-nilai kejujuran dalam proses jual beli sampai dengan laporan perolehan hasil.
Sekolah hanya memberi rambu-rambu bahwa yang dijual dalam bentuk jajanan makanan dan minuman yang sehat dan tidak mengandung banyak bahan pengawet dan penyedap rasa. Wujud sikap mandiri dan gotong royong, anak-anak diberi untuk mempersiapkan lapak, memilih, dan menjajakan barang dagangannya.
Dijelaskan pula dari pemilihan menu makanan dan minuman serta konsep pemasaran dan manajemen usaha diserahkan semuanya kepada siswa. Anak-anak diberi keleluasaan menggunakan halaman upacara sekolah sebagai lokasi tempat usaha mereka dalam acara Market Day.
“Dalam acara ini tidak ada intervensi dari guru atau sekolah. Anak-anak sendiri yang berkreatifitas dalam berniaga seperti apa,” ucap Kepala Sekolah SD N 4 Krandengan Ibu Supriyati, SPD. I, M.Pd
( Desi )














