https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Ketua FWJI Tangkot Minta Tindak Tegas Para Mafia Tabung Gas 3Kg Bersubsidi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Tangerang

Kompassindonesianews.com
yang terjadi di belahan nusantara seakan akan tiada habis nya, pasalnya banyak penemuan-penemuan dan keganjilan yang kerap terjadi di negeri kita.

Penemuan tabung gas 3kg bersubsidi yang di mana pemerintah pada tahun 2007, yang dimana di khususkan untuk warga tidak mampu kini tabung tersebut berada di tangan para Mafia Gas – Selasa (12-08-2023).

Ironisnya lagi para Mafia Gas yang merajalela memiliki ribuan bahkan jutaan tabung gas’ WOW” siapakah yang berada di belakang mereka selama ini????

Warga tidak menyadari kalau saat ini mereka menggunakan gas subsidi yang di mana tabung tersebut berisikan hasil gas suntikan para Mafia Gas.

Pemerintah harus serius menangani hal yang di anggap sepele ini, bahkan tidak main main banyak dugaan kuat ada petinggi petinggi negara yang membelakangi pekerjaan mereka.

Dari sekian banyak pengguna tabung gas 3kg agen agen resmi yang berada di seluruh wilayah NKRI pun tidak menyadari kalau gas 3kg yang mereka jual isinya belum tentu asli dari pertamina, karena tidak adanya penyuluhan tentang gas 3kg yang seharusnya di ketahui baik warung eceran maupun warga perbedaan dari isi tabung gas Ilegal maupun Legal.

Ketua FWJI Tangkot memberikan beberapa statemen bahwa saat ini kita dalam keadaan darurat gas, yang di mana gas yang beredar saat ini adalah gas buatan tangan para Mafia Gas.

“Gas yang kita gunakan saat ini adalah gas gas para Mafia Gas, karena ketika Mafia Gas berhasil di tutup oleh Kepolisian maka gas yang di gunakan di suatu tempat akan menjadi langka,” kata ketua FWJI Tangkot.

Beliau pun menegaskan dengan beberapa bukti bukti temuan para awak media bahkan ada yang sampai ke pihak kepolisian yang di mana berhasil di ungkap dan dampak nya terjadi kepada warga dengan adanya kelangkaan gas.

“Kita bicara dengan fakta yang ada aja’, banyak ko yang tertangkap tangan oleh awak media mafia mafia gas ketika di serahkan kekepolisian mafia gas di suatu daerah akan berdampak gas di tiap warung penjual gas akan kosong,” imbuh nya.

‘Berarti kan selama ini gas yang kita pakai sudah tercampur aduk dengan gas yang di miliki oleh para Mafia Gas dan warga tidak mengetahuinya sehingga menjadi dampak kelangkaan gas 3kg, yang akhirnya menimbulkan opini opini baru bahwa pemerintah tidak bagus dalam kinerjanya,” tegas nya.

Ini yang harus di dalami oleh pihak Aparatur Penegak Hukum(APH) agar bisa menuntaskan permasalahan yang terjadi di setiap wilayahnya masing masing, Ungkap, Tangkap, Para Mafia Gas ,” Tutup Ketua FWJI Tangkot.(red)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *