https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Dinas Pariwisata Sleman, Akan Menerbitkan Prangko ” Buk Renteng.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesinews.com Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman selenggarakan FGD Komunikasi Program Penerbitan Prangko ” Buk Renteng, yang diselenggarakan di Rumah Makan Mataram Tridadi Sleman Jumat 15/9/2023.” Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, ini adalah dalam rangka mempersiapkan Launching prangko yang akan diterbitkan oleh PT Pos Indonesia.

” Ia mengatakan salah satunya itu merupakan usulan kita, dari Dinas Pariwisata Buk Renteng atau Canal Vanderweek tuturnya.” Kenapa kita menggambil disitu, karena kita Vanderweek adalah bangunan peninggalan sejarah yang itu merupakan salah satu bangunan ikonik di Kabupaten Sleman.

” Sehingga dengan nanti diterbitkannya prangko itu bisa menjadi salah satu upaya kita, untuk membredeg Sleman khususnya di Sleman Barat.” Bahwa selain Candi Prambanan dan beberapa bangunan cagar budaya yang lain, kita punya Canal Vanderweek yang itu tidak lepas dari sejarah pertanian di Sleman Barat.” Sehingga ini mulai kita narasikan, jadi nanti ada narasinya penerbitan prangko itu berkat dengan sejarah berkat dengan budaya dan lain – lain.

” Sehingga nanti dengan penerbitan prangko itu bisa, menjadi salah satu branding promosi pariwisata di Sleman Barat.” Orang nanti akan melihat perangko, kalau hanya melihat perangko itu kemudian oh ada perangko Vanderweek Canal Vanderweek kemudian nanti akan mencari informasi – informasi lebih jauh dan kemudian dia akan datang untuk membuktikan bahwa oh ini Canal Vanderweek itu.” Sehingga nanti itu menjadi salah satu upaya kita juga untuk, meningkatkan perekonomian melalui Pariwisata khususnya di Sleman Barat.” Saya rasa itu dasar kita untuk penerbitan perangko Canal Vanderweek ini, bisa juga nanti akan kita liat.” Jadi nanti ada beberapa bangunan cagar budaya yang lain, mungkin kalau itu nanti memungkinkan akan kita usulkan untuk penerbitan perangko selain Vanderweek.” Mungkin nanti juga bisa yang lain, misalnya Desa Wisata atau kemudian sekarang kita juga punya tebing Breksi itu nanti kita bisa upayakan ujarnya.” Sehingga ini adalah suatu awal dari kita untuk kemudian ini adalah Vanderweek kita mulai penanda Sleman,jadi Sleman itu ada ini dimana itu Vanderweek di Sleman.

” Nah kalau orang sudah ngerti bahwa itu di Sleman, maka itu kemudian mereka akan mencari informasi terkait dengan Sleman.” Zayid jaga mengatakan ini sudah kita usulkan beberapa waktu yang lalu, dan ini sudah mendapatkan surat keputusan dari Kominfo terkait rencana penerbitan itu di bulan awalnya November kemudian jadi Desember.” Makanya inikan untuk menarasikan seberapa penting, jadi ini adalah upaya kita untuk kemudian perangko – perangko itu dapat di terbitkan nanti bulan Desember.

” Ini adalah branding kita, bangunan bersejarah ikonik yang tidak lepas dari sejarah pertanian.” Nah kemudian nanti kalau orang seperti itu akan datang ke Sleman, untuk membuktikan dia akan datang dan kita sudah mulai ada festival Vanderweek nah inikan salah satu upaya yang berkelanjutan untuk memperkenalkan Sleman Barat melalui selokan Vanderweek pungkasnya. ( Joni )

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *