https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Untuk Menjaga Kebutuhan Pangan, Kapanewon Sleman Selenggarakan Pasar Murah.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman DIY melalui Kapanewon/ Kecamatan Sleman, kembali selenggarakan pasar murah untuk kebutuhan bahan pokok sembako bertempat di halaman Kapanewon/ Kecematan Sleman pada hari Rabu 4 Oktober 2023.

” Panewu/ Camat Sleman, Drs Joko Susilo mengatakan kepada awak media di ruangan kerjanya.” Ia mengatakan kegiatan pasar murah pada hari ini,bertujuan untuk memberikan peluang kepada masyarakat yang saat ini kita tau harga kebutuhan bahan pokok terutama beras harga di pasaran sangat tinggi.

” Ini adalah upaya kami dalam rangka untuk memperlancar distribusi pangan dan juga untuk menjaga daya beli masyarakat, disamping itu bagaimana kita mewujudkan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga jangan sampai terjadi kekurangan pangan, “ujarnya.

” Nah, bukan ini saja kemaren kami juga mengeluarkan bantuan pangan beras pada bulan Oktober 2023 lebih kurang 56,7 ton untuk masyarakat Kapanewon/ Kecematan Sleman.” Sehingga harapan kami, masyarakat dari sisi ketersediaan pangannya terpenuhi.

” Kelancaran distribusinya dan juga daya beli masyarakat tidak akan terganggu, dengan kelangkaan pangan yang tidak kita harapkan.” Alhamdulillah di Kapanewon/ Kecematan Sleman, ketersediaan pangan cukup stabil tidak ada masalah dan kita berharap mudah – mudahan ini semua keadaan ini sampai nanti dapat terwujud nanti bisa sampai panen.

” Joko juga menerangkan pada hari ini kami menyediakan sembako murah yaitu, beras sebanyak 8 ton, kemudian minyak goreng 1.200 liter, telor 1 ton, gula pasir 800 kg, tepung terigu 200 kg.

” Disinggung soal harga, Joko mengatakan perbedaan harga cukup signifikan contoh kalau harga beras di pasaran itu kurang lebih Rp 15.500 per kilonya kalau kita disini cuma Rp 11.000 kan ada selisih harga Rp 4000 an.” Sehingga dengan adanya pasar murah ini, cukup membantu masyarakat kami untuk menekan inflasi daya beli masyarakat, “ujarnya.

Harapan kami kedepannya juga untuk menekan terjadinya inflasi daerah di Kabupaten Sleman, Jadi dengan adanya pasar murah ini ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dapat terjaga dengan baik stabil dan tidak terjadi kelangkaan pangan di masyarakat Kapanewon/Kecamatan Sleman yang ada saat ini, “pungkasnya. ( Joni )

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *