Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com, Dalam rangka memperingati Milad ke 101 Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) Milad ke 15 PKU Rumah Sakit Muhammadiyah Gamping dan Milad ke 1 PKU Rumah Sakit Muhammadiyah Sleman, di selenggarakan di Masjid Rumah Sakit Muhammadiyah Gamping Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari Kamis, 8 Februari 2024.
” Hal itu disampaikan, Ketua panitia Milad ke 101 PP Muhammadiyah, Milad ke 15 Rumah Sakit Muhammadiyah Gamping Sleman dan Milad ke 1 Rumah Sakit Muhammadiyah Sleman Kabupaten Sleman.” Khairina menyampaikan, rangkaian acara Milad ini kita laksanakan mulai tanggal 15 Januari 2024 kemudian akan berakhir pada tanggal 3 Maret 2024.
” Jadi rangkaian acara ini dimulai dengan berbagai macam lomba, yang diikuti oleh internal Rumah Sakit PKU Gamping.” Kemudian hari ini adalah pengajian akbar sekaligus resepsi Milad, jadi kita acara resepsi Milad ini akan memberikan penghargaan kepada para pegawai kemudian kepada para purnakarya dan sekaligus sebagai syukuran dari Milad ketiga Rumah Sakit ini,” ujarnya.
” Selain itu kami juga akan mengadakan acara jalan sehat, dan tentu saja kita juga akan ada grand opening dari PKU Muhammadiyah Sleman.” Acara itu juga kami akan mengundang masyarakat untuk mengikuti webinar, yang InsyaAllah akan dilaksanakan di tanggal 3 Maret 2024 ini dengan tema Inversilitas atau tentang ketidak suburan.
” Ia juga menyampaikan, kita akan mengundang berbagai pakar seperti Prof. Diki kemudian dokter Sohwalidat dan dokter Yasin akan membahas tentang layanan unggulan kita di PKU Muhammadiyah Gamping yaitu tentang program bayi tabung,” terang Khairina.
” Selain itu, beberapa acara akan kita laksanakan dalam beberapa waktu kedepan.” Ya, semoga nanti bisa mensukseskan dengan tujuan kita dan takeline kita pada Milad ini adalah pelayanan unggul dan berkemajuan ikhtiar untuk kesehatan bangsa.
“dr.Khairina juga menyampaikan untuk layanan bayi tabung, InsyaAllah akan dilaksanakan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping.” Dan saat ini masih tahap persiapkan, jadi kita persiapkan untuk terutama sarana dan prasarana terus kemudian untuk layanan yang lain seperti staff nya laboratoriumnya juga sedang kita siapkan.
” Ditanya kapan akan dilakukan hal itu, dr.Khairina mengatakan targetnya sih semoga tahun ini bisa terlaksana ya, bisa kita lakukan pembukaan untuk layanan tersebut.” Karena saat ini persiapannya mungkin sekitar ya, belum ada sampe 50% sih.
” Ya, nanti dinantikan aja kapan bisa dilakukan pembukaannya.” Kalau untuk latar belakangnya sebenarnya karna kita melihat animo pasar ya, dan kemudian untuk saat ini kita juga menselaraskan dengan fatwa dari majelis tajwid juga membolehkan untuk pelayanan tersebut.” Jadi sehingga kita mengambil pasar, terus kemudian kita juga ingin membantu para pasangan yang mungkin kesulitan untuk mendapatkan keturunan.
” Dengan ada bayi tabung ini, kita akan menonjolkan sisi islaminya ya jadi kita mengedepankan syariah tentang bagaimana kita melayani pelayanan bayi tabung itu secara islami,” pungkasnya. (Joni)















