https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Ajak Puluhan Wartawan Ngopi Bareng, Pjs Bupati Sleman Bercerita Tentang Pembangunan di Sleman Selama 2024

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Pjs Bupati Kabupaten Sleman, Kusno Wibowo di dampingi oleh Kepala Dinas PUPKP Kabupaten Sleman, Mirza Anfansury dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani menggelar ngopi bareng dengan tema pelayan publik dan pembangunan insfrastruktur selama tahun 2024.

Acara ngopi bareng ini, diselenggarakan di Ayem – Ayem Coffe Pangkuan, Tridadi, Sleman pada hari Kamis 3 Oktober 2024.

” Menurut Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo untuk memastikan kelancaran pelayanan publik, Pemkab Kabupaten Sleman telah melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur di tahun 2024.” Kusno menyampaikan di antaranya pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) peningkatan insfrastruktur pembangunan Plaza pengunjung di kawasan gardu Pandang Kaliurang,” ujarnya.

” Sementara itu, untuk pelayanan lingkungan hidup Pemkab Sleman berkomitmen untuk mengelola sampah berbasis daur ulang baik untuk sampah organik maupun non organik.” Komitmen tersebut dilakukan dengan skema rencana tambahan pengelolaan sampah hingga akhir tahun 2024, terangnya saat ngopi bareng dengan puluhan awak media.

” Kusno mengapresiasi kepada pihak DLH yang sudah berupaya untuk pengelolaan sampah sejak adanya surat untuk senitasi pengelolaan sampah, upaya – upaya sudah dilakukan termasuk pembangunan TPST di Gamping TPST Kalasan dan upaya untuk membangun TPST Turi.

Mudah – mudahan dengan 3 TPST yang juga di bantu beberapa puluh TPS3R bisa menyelesaikan masalah persampahan yang ada di Kabupaten Sleman, kami yakin dengan doa kalian semua di tahun 2025 permasalahan sampah di Kabupaten Sleman bisa selesai,” harapnya.

Untuk mekanismenya menurut, Kusno pihaknya telah diskusikan ke pihak terkait.” Dengan adanya UPT pengelolaan sampah yang kedepannya akan ditingkatkan dan menjadi bagian untuk di diskusikan seiring dengan penambahan Insfratruktur terkait pengelolaan sampah yang tentunya berproses untuk menuju ke hal tersebut.

Lanjutnya, ditahun 2024 Pemkab Sleman meningkatkan tonase pengelolaan sampah hingga 84 ton per hari.” Langkah ini dilakukan dengan pembangunan TPST Donokerto dan gerakan pengurangan sampah organik melalui biopori serta pengelolaan sampah skala kecil, dan dengan adanya pengelolaan sampah TPST PIAT UGM hingga bulan Juli 2024 Pemkab Sleman telah berhasil menangani 104,4 ton sampah per hari,” tutup Kusno.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *