https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Kasus Dana Hibah Tidak Kunjung Selesai, Pos Pera Kembali Mendatangi Kejari Sleman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Puluhan masa yang tergabung dalam Pos Pera kembali menggelar aksinya didepan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sleman, selain mendatangi Kantor Kejari Sleman masa juga menyegel pintu masuk Kantor Kejari Sleman pada hari Kamis 17 Oktober 2024.

Hal itu disampaikan oleh koordinator aksi, Dani Eko Wiyono saat beri keterangan kepada awak media. ” Eko mengatakan bahwa, aksi ini digelar dalam rangka mempertanyakan sejauh mana pihak Kejari Sleman menangani kasus dugaan korupsi dana ibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.” ucapnya.

Eko menyebut saat ini, kita datang ke Kejaksaan Negeri Sleman untuk bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sleman dalam penanganan dugaan korupsi dana hibah dari Kementerian Pariwisata RI yang disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Sleman,” terangnya.

Eko menjelaskan, kasus ini sudah bertahun – tahun tidak ada titik terangnya dalam hal untuk tersangkanya.” Sampai hari ini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

” Dan sebagai simbol dukungan dan juga kekesalan kepada Kejari Sleman, masa aksi membentangkan spaduk di pintu masuk Kantor Kejari Sleman yang bertulisan Kantor Kejari Sleman di segel,” bunyi tulisan spanduknya.

Dan saat masa aksi ingin bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman, salah satu staf Kejaksaan mengatakan bahwa Kepala Kejaksaan sedang tidak ada ditempat.

Merasa tidak puas jawaban dari staf tersebut, perwakilan aksi meminta bukti jika Kajari Sleman ada undangan mohon ditunjukan surat undangan tersebut. Akan tetapi ditunggu berjam – jam masa aksi tak juga ditemui, hingga akhirnya masa aksi di persilakan masuk dan bertemu dengan Kasi Pidsus Kejari Sleman, Indra Saragih.

Kasi Pidsus Kejari Sleman, Indra Saragih menyampaikan bahwa saat ini saksi yang sudah dipanggil sebanyak 280 orang dan baru – baru ini ada tambahan sebanyak 14 orang saksi yang telah dipanggil,” katanya.

” Sejauh ini, sudah 294 orang yang sudah dipanggil,” tambah Kasi Pidsus.

Koordinator aksi meminta kepada Kasi Pidsus Kejari Sleman, agar pihak Kasi Pidsus bisa menjembatani untuk bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sleman. (Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *