https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

TMMD Sengkuyung Tahap IV Resmi di Tutup, Pjs Bupati Sleman Kusno Wibowo Berharap Kesejahteraan Masyarakat Meningkat

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap IV tahun anggaran 2024 di wilayah Kabupaten Sleman, telah resmi ditutup pada Kamis tanggal (31/10/2024). Penutupan ini dilakukan di Lapangan Panti Asih, Hargobinangun, Pakem, Sleman.

” Hadir pada acara tersebut, Pjs Bupati Kabupaten Sleman, Kusno Wibowo beserta jajaran pejabat terkait lainnya. Kusno saat ditemui awak media mengatakan, ia mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0731/Sleman, masyarakat dan semua pihak yang turut menyuksrskan kegiatan ini.

Kusno mengharapkan hasil dari TMMD ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Hargobinangun dan sekitarnya,” ucapnya.

Ia menyebut, pembangunan fisik berupa infrastruktur dan non fisik berupa penyuluhan – penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Kusno.

Sementara itu, Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf Mohammad Zainollah menjelaskan TMMD Sengkuyung ini menyasar pembangunan fisik dan kegiatan non fisik.

Adapun pembangunan fisik meliputi pembuatan talud jalan sepanjang 1,2 kilo meter, pembukaan jalan baru dengan panjang 600 meter dan lebar 5 meter, lalu pembuatan Pos kamling ukuran 3×3 meter seluruhnya telah selesai seratus persen,” kata Dandim.

” Sementara sasaran non fisik meliputi kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan terkait kenakalan remaja di jalanan dan penyuluhan pencegahan stunting serta peningkatan peran Posyandu dan Posbindu.

” Lebih lanjut, Dandim menerangkan kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan mulai tanggal 2 hingga 31 Oktober 2024 bertempat di Kalurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem.” Dalam giat ini, kami menerjunkan sebanyak 43 anggota TNI yang terlibat dalam kegiatan ini, ditambah 5 orang anggota Polri, Linmas dan 20 orang masyarakat setempat.

Adapun biaya yang dihabiskan pada kegiatan ini sebesar Rp.450 juta, terdiri dari 75 juta anggaran dari APBD DIY dan Rp.375 juta dari APBD Kabupaten Sleman.” Selain itu, kegiatan ini didukung dengan swadaya masyarakat sejumlah 20 orang berupa tenaga dan logistik senilai Rp.30 juta,” pungkasnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *