Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Mendapat laporan dari masyarakat, Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa meninjau secara lansung progres pembangunan Stadion Maguwoharjo pada hari Selasa tanggal (10/12/2034). Pembangunan Stadion Maguwoharjo ini, di perkirakan akan rampung pada tanggal 15 Desember 2024.
” Kedatangan, Danang ke Stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman ini juga didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Sleman, Mirza Anfansury beserta jajarannya.
” Rehabilitasi pembangunan Stadion Maguwoharjo ini, dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI yang sudah dimulai sejak tanggal 27 Desember 2023,” kata Wakil Bupati Danang Maharsa saat beri keterangan kepada awak media.
Danang, menyebut adapun pekerjaan yang dilakukan antara lain, pekerjaan struktur yaitu kolom dengan metode jacketing, penambahan kursi single seat, penggantian rumput lapangan dan pembuatan tribun difabel serta nantinya akan berkapasitas 20.595 penonton,” tuturnya.
Wakil Bupati menyampaikan, ia melakukan pengecekan secara lansung karena sebelumnya kami mendapat laporan dari masyarakat terkait infrastruktur yang kurang sesuai dengan standar dari FIFA yang dimana untuk memenuhi standar tentu tidak mudah dan butuh kerjasama banyak pihak untuk mewujudkannya.
Makanya dari itu, saya meninjau lansung di lapangan dan bisa diskusi dengan beberapa vendor dan pengembang masih ada beberapa catatan yang masih harus di selesaikan,” tambah Danang.
Lanjut, Danang sebelum Stadion ini di kembalikan kepada pemerintah Daerah kami melihat masih ada beberapa tanggung jawab yang perlu di selesaikan oleh vendor proyek Stadion Maguwoharjo.
Beberapa permasalahan yang ia dapatkan dari masyarakat antara lain, seperti kondisi rumput lapangan yang dipasang masih bermasalah karena terdapat genangan air di dalam lapangan.
” Karena ini fasilitas utama yang akan digunakan untuk kegiatan olah raga sepakbola tentunya, kami takutkan kalau ini permasalahan ini tidak selesai nanti itu pas di standar FIFA kita tidak lolos ya kita percuma bangun Stadion dengan biaya yang besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Danang menerangkan kalau pertandingan nasional ini ngak lolos ini tok masalah rumput sebenarnya ini bisa selesai gitu aja. Kalau rumputnya ngak masalah cuma masih banyak genangan air diatas rumput lapangan ini, kalau saat hujan lebat dan meresapnya tidak cepat,” imbunya.
Menurutnya, masih perlu ada eksekusi lanjutan terkait genangan air dengan melakukan perawatan.” Danang menambahkan, didalam lapangan terlalu banyak kadar air yang menutupi rumput sehingga tidak layak untuk digunakan dalam sebuah pertandingan sepakbola.
Dengan waktu yang semakin mepet, dengan permasalahan tersebut masalah yang harusnya terselesaikan disebutnya masih akan menjadi permasalahan yang terus berlarut.
Di singgung tentang langkah yang akan diambil oleh Pemkab Sleman, nanti kita rapatkan dulu diskusi karena untuk memperbaiki rumput tidak cepat butuh proses.
Danang juga menyampaikan, ini salah satu Stadion pertama pasti kebanggaan tim PSS Sleman.” Yang kedua bisa dikatakan Stadion terbesar yang ada di Kabupaten Sleman, yang digunakan untuk aktivitas apa saja tidak hanya sepakbola tapi event – event lainnya yang diluar,” jelasnya.
Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada tahun 2024 ini, juga menyampaikan jika masyarakat Kabupaten Sleman saat ini sudah tidak sabar menunggu Stadion ini belum rampung digarap. Jika proses pengerjaannya belum juga terselesaikan dan menyisakan banyak catatan, pihaknya turut menggunakan proses pengerjaannya.
Terlebih lagi, Danang menyampaikan Stadion Maguwoharjo juga turut berdampak kepada pendapatan Daerah pihaknya akan terus memantau proses pengerjaan Stadion hingga tuntas. Dan nanti kalau sudah baik semua tidak ada masalah, karena kalau sudah diserahkan ke Pemda Sleman hasilnya nanti kalau ada apa – apa kita yang biayai,” tutupnya.(Joni)














