BENGKALIS –kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau yang akan digelar mulai 21 Juni 2025. Kegiatan akbar tahunan ini dipastikan akan berlangsung meriah dan penuh makna, mengusung semangat keislaman dan kekayaan budaya Melayu.
Salah satu ikon utama dari MTQ kali ini adalah desain Astaka Utama yang megah dan penuh nuansa Islami. Dibangun di kawasan Lapangan Pasir Andam Dewi, astaka ini menampilkan kombinasi arsitektur masjid dan ornamen khas Melayu. Di sisi kiri dan kanan astaka, terpajang layar besar yang akan menayangkan jalannya perlombaan secara langsung. Keindahan desain makin diperkuat dengan kehadiran replika kapal layar merah khas Melayu yang menjadi latar belakang.
MTQ ke-43 ini akan mempertandingkan berbagai cabang lomba seperti Tilawah, Hifzil Quran, Tafsir, Syarhil Quran, Kaligrafi, Fahmil Quran, dan Berzanji. Sebanyak 12 lokasi telah disiapkan sebagai tempat perlombaan, antara lain:
Astaka Utama: Cabang Seni Baca Al-Quran dan Qiroat Al-Quran
Masjid Nurul Huda: Cabang Seni Baca Al-Quran Tuna Netra
Masjid Agung Istiqomah: Hifzil 1 Juz & 5 Juz
Masjid Nurul Quba: Hifzil 10 dan 20 Juz
Mushalla Al Hikmah: Hifzil 30 Juz
Masjid Al Kautsar: Tafsir, Bahasa Arab, Inggris, Indonesia
Masjid Jami’ Kelapapati: Hadist
Gedung Cik Puan: Syarhil Quran
Student Center STAIN Bengkalis: Kaligrafi
Gedung Pustaka STAIN: KTIQ
Aula Rektorat STAIN: Fahmil Quran
Gedung Aparabi STAIN: Berzanji
Sementara itu, rute pawai taaruf yang menandai pembukaan MTQ akan dimulai dari Wisma Daerah Sri Mahkota, melalui Jalan Antara, dan berakhir di Lapangan Tugu Bengkalis. Jalur ini telah disiapkan dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang matang, memastikan kenyamanan peserta dan masyarakat yang menyaksikan.
Saat di hubungi melalui telpon seluler pada Jumat (25/4/2025), Plt Kabag Kesra Kabupaten Bengkalis H. Herman Nur membenarkan kesiapan tersebut. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan MTQ ini.
“Mari kita dukung dan ramaikan MTQ ke-43 ini. Ini adalah momentum kita untuk mempererat silaturahmi dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar Herman Nur.
Pemerintah daerah bersama panitia terus berupaya maksimal agar MTQ ke-43 ini menjadi salah satu yang termegah di Provinsi Riau, dengan semangat kebersamaan dan nuansa religius yang kental.
Penulis ARDES














