Melawi Kalbar
Kompassindonesianews.com
Pemerintah Desa Batu Nanta
Gelar penanaman jagung serentak dukung Program Ketahanan Pangan Nasional tahun 2025, wujud nyata untuk kesejahteraan petani,
serta sinergi Pemdes, Polsek, Petani dan masyarakat dalam mendukung kemandirian pangan.
Selasa, (16/09/25)
Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2025 adalah program skala Nasional yang melibatkan penanaman jagung
di lahan seluas 1 juta hektare untuk mencapai swasembada pangan dan pakan, program ini merupakan wacana yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program ini melibatkan langsung Pemerintah Pusat, Polri, Kementrian Pertanian dan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten, Kecamatan serta Pemerintah Desa, hinga partisipasi Kelompok Tani, masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur guna meningkatkan produksi jagung secara Nasional.

Kegiatan penanaman jagung dihadiri langsung oleh Kepala Desa Batu Nanta Petrus Bujang, S.H. dan Seluruh Staf Jajaran Pemerintah Desa, TP- PKK, BPD dan Babinsa Koramil 1205/16, Bhabinkamtibmas Polsek Belimbing, Bripka R.Aji dan Aiptu Reni Purwadi, Tokoh masyarakat, Kelompok Tani Tunggal Mandiri, Ketua M.Tahrirudin, S.P, Kepala Dusun Batu Nanta serta Petani dan masyarakat.
Petrus Bujang, S.H menyampaikan
“Dengan kegiatan penanaman jagung Hibrida dapat mendukung Swasembada Pangan Nasional,
menghasilkan tanaman jagung dengan sifat unggul seperti produktivitas yang jauh lebih tinggi, ketahanan terhadap hama dan penyakit yang lebih baik, serta kualitas biji yang lebih baik dan seragam, guna mendukung peningkatan hasil panen, pendapatan petani, dan Ketahanan Pangan Nasional. Program ini juga bertujuan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor jagung dan dapat memenuhi kebutuhan pangannya.” Terang Kades
Ketua Kelompok Tani Tunggal Mandiri M. Tahrirudin, S.P juga mengatakan
Secara keseluruhan, pengembangan jagung hibrida berkontribusi signifikan terhadap upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Semoga dengan penanaman jagung ini bisa memperkuat penghasilan pakan ternak karena jagung merupakan komoditas strategis untuk pakan ternak sehingga peningkatan produksinya juga mendukung sektor pertanian dan peternakan, sehingga lebih meningkatkan kesejahteraan petani agar semakin mandiri dalam mensukseskan program penamaan jagung ini.” Jelasnya.
(Jon.L)















