kompasindonesianews.com – Batam — Kota Batam kembali menjadi sorotan positif dengan terselenggaranya kegiatan Pembinaan Pengurus Remaja Masjid Se-Kota Batam yang digelar oleh DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Batam). Acara yang berlangsung selama tiga hari penuh di Pondok Pesantren An-Nikmah, Dapur 12, Sagulung, ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan dari 64 kelurahan di seluruh wilayah Kota Batam.
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan BKPRMI dalam menyiapkan generasi emas dakwah Islam yang tidak hanya memiliki semangat religius tinggi, tetapi juga cakap dalam kepemimpinan dan manajemen organisasi. Melalui berbagai sesi pembinaan, para peserta dibimbing untuk memahami peran strategis remaja masjid di tengah masyarakat modern yang penuh tantangan moral dan sosial.

Dalam sambutannya, Ketua DPD BKPRMI Kota Batam menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya melahirkan kader muda Islam yang berdaya saing dan berintegritas tinggi. “Remaja masjid harus menjadi pionir perubahan. Mereka bukan sekadar penggerak kegiatan keagamaan, tetapi juga agen moral di masyarakat,” ujarnya.
Acara ini juga mendapat dukungan kuat dari Camat dan Sekcam Sagulung yang turut hadir memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam arahannya, keduanya menekankan pentingnya peran remaja masjid dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, beretika, dan berjiwa sosial. “Kehadiran remaja masjid di tengah masyarakat menjadi simbol harapan. Mereka harus mampu menjadi contoh bagi teman sebayanya,” ucap Camat Sagulung.
Selain dari pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Direktorat Nasional (Dirnas) dan DPP BKPRMI, yang datang memberikan pembekalan dan semangat kepada peserta. Mereka mengingatkan bahwa dakwah masa kini menuntut kreativitas dan adaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam penggunaan media digital sebagai sarana menyebarkan pesan Islam yang damai dan mencerahkan.
Selama tiga hari pelaksanaan, suasana di Pondok Pesantren An-Nikmah dipenuhi semangat keilmuan dan ukhuwah Islamiyah. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan Islami, kajian tafsir dan hadis, diskusi interaktif tentang moralitas remaja, serta latihan manajemen kegiatan masjid. Semua kegiatan dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, agar peserta dapat menginternalisasi nilai-nilai dakwah secara alami dan kontekstual.
Kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat jaringan antarremaja masjid dari berbagai kecamatan di Batam. Dalam suasana kebersamaan, mereka saling bertukar pengalaman tentang strategi dakwah di lingkungan masing-masing. Banyak peserta mengaku termotivasi untuk membawa semangat pembinaan ini ke masjid-masjid tempat mereka berkhidmat.
Menurut salah satu pembina BKPRMI, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kesinambungan gerakan dakwah di kalangan muda. “Remaja masjid adalah generasi penerus ulama dan pemimpin umat. Jika mereka dibina dengan baik sejak dini, insyaallah peradaban Islam di Batam akan semakin maju,” tuturnya.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti bahwa Batam tidak hanya unggul dalam bidang industri dan ekonomi, tetapi juga aktif dalam pembinaan moral dan spiritual generasi mudanya. BKPRMI Kota Batam terus berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan ruang bagi anak muda untuk tumbuh menjadi insan yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa pemimpin.
Pondok Pesantren An-Nikmah kini menjadi saksi lahirnya generasi emas dakwah Batam remaja masjid yang siap membawa semangat Islam rahmatan lil ‘alamin ke seluruh pelosok negeri. Dari Batam, gelombang kebaikan ini akan terus bergema, menandai kebangkitan remaja Islam yang berperan aktif dalam membangun bangsa dengan cahaya ilmu dan akhlak mulia.(Redaksi).















