https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Manasik Haji Cilik 2025 Digelar Dilapangan Karang Anom Berlangsung Meriah

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lampung Timur, KompassindonesianewsGuna menanam nilai-nilai Agama kepada anak sejak dini serta mengenalkan rukun Islam ke- 5, sebanyak 504 anak dari 32 lembaga yang terdiri dari Kober, TK, dan RA Se-Kecamatan Wawaykarya mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik tahun 2025 yang digelar di lapangan Karang Anom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur pada Sabtu, 08/11/2025.

Dalam kegiatan Manasik Haji Cilik tahun 2025 tersebut turut dihadiri oleh Bunda Paud Kecamatan WawayKarya, Bunda Paud Desa Se-Kecamatan, Korwil Pendidikan Wawaykarya, Kapolsek Wawaykarya, Kepala KUA Kecamatan Wawaykarya, Kepala Desa Karang Anom, IGTK/Himpaudi, seluruh Kepala Sekolah Paud/TK/Ra Se-Kecamatan Wawaykarya, Tim Medis Puskesmas Sumberejo serta Tokoh Masyarakat.

 

 

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua PKG Wawaykarya Wiwin Sundari yang bertujuan untuk mengenalkan sejak dini rukun Islam yang ke-5, agar anak-anak lebih memahami makna ibadah haji melalui pengalaman langsung dan suasana penuh keceriaan.
“Dengan diadakannya kegiatan Manasik Haji Cilik ini adalah bertujuan untuk dapat mengenalkan rukun Islam ke- 5 dan menanamkan nilai-nilai Agama kepada anak-anak sejak dini, agar anak-anak dapat menjadi pribadi yang taat kepada agamanya,” jelas Wiwin kepada wartawan Kompassindonesianews.

Selain manasik, suasana semakin meriah dengan adanya bazar aneka cemilan dan makanan, yang menambah semangat peserta dan orang tua pendamping.

Peserta membludak, Suasana Penuh Semangat, Tercatat 32 sekolah ikut serta dalam kegiatan ini, dengan total 504 anak peserta yang didampingi lebih dari 1.000 orang tua dan guru pendamping hadir dilapangan Karang Anom Kecamatan Waway Karya.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian manasik haji dengan penuh semangat, suasana tampak meriah, lucu, sekaligus mengharukan melihat kepolosan anak-anak melaksanakan setiap prosesi dari awal hingga akhir.

Bunda Paud Kecamatan Wawaykarya Hj. Isnani Almawati Bahri, SE,. menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Manasik Haji Cilik tahun 2025.

“Alhamdulillah kegiatan manasik anak sholeh 2025 sangat luar biasa, terbukti dengan 32 sekolah yang turut berpartisipasi dan sebanyak 504 anak yang hadir. Ini adalah buah kerja keras panitia dari seluruh unit pendidikan Paud/TK/RA yang ada di wilayah Wawaykarya,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya melatih anak-anak dalam memahami manasik haji, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah, serta orangtua wali murid dengan para dewan guru.

“Kegiatan ini selain menambah silaturrahmi antar sekolah di yang ada di wilayah Wawaykarya, juga sebagai sarana untuk para wali murid bisa saling kenal dengan para dewan guru pembimbing anak-anaknya di sekolah,” tambahnya.

Kesan positif yang luar biasa datang dari guru pendamping dan orang tua peserta, salah satunya dari sekolah TK Ananda Sumberejo mengungkapkan kesannya yang mendalam.
“Alhamdulillah manasik haji di sini sangat luar biasa, disini anak-anak tidak hanya mengikuti seremoni kegiatan saja tapi juga tiap pos anak-anak dijelaskan juga shiroh nya, jadi anak-anak dan guru pendamping bisa mendapatkan wawasan terkait pristiwanya,” tuturnya.

Bunda Lena orang tua salah satu peserta juga menuturkan kesan positifnya.
“Seneng mas, jadi kita sebagai orangtua juga bisa tau seperti apa tatacaranya, semoga kedepannya ada rejeki dan bisa berangkat haji beneran setelah mendapatkan pengetahuan melalui manasik haji ini mas. semoga ini terus diadakan karena sangat bermanfaat sekali untuk anak-anak kami,” terang bunda Lena selaku orangtua wali murid.

Sebagai Sekolah yang menjadi garda terdepan dalam pendidikan anak usia dini, PUD dan TK berperan penting dalam meletakkan fondasi pendidikan, karakter, dan perkembangan anak sejak usia dini, yang merupakan masa krusial bagi perkembangan otak hingga 90%. Guru-guru di jenjang ini bertanggung jawab membentuk keterampilan sosial, motorik, kognitif, dan spiritual anak melalui stimulasi yang tepat.

untuk itu para pihak PKG Wawaykarya selalu berupaya menghadirkan pendidikan yang utuh, mengenalkan syariat Islam secara aplikatif, menguatkan karakter, serta menumbuhkan wawasan modern. Kegiatan manasik haji ini menjadi salah satu langkah nyata untuk membentuk generasi Qur’ani, berakhlak Islami, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Andi Selagai

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *