https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Samapta Polres Lahat Gelar Latihan Pengendalian Massa

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

LahatKompassIndonesiaNews
Satuan Samapta Polres Lahat kembali melaksanakan latihan Pengendalian Massa (Dalmas) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, khususnya situasi unjuk rasa yang dapat berkembang menjadi tindakan anarkis.

Latihan rutin ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Lahat Kompol Toni Arman, didampingi Kasat Samapta AKP Heri Irawan dan Danton Dalmas Aiptu Dedi.

Sebelum pelaksanaan, Kompol Toni Arman memberikan arahan mengenai skenario latihan yang akan dijalankan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, kemampuan membaca situasi, serta menjaga keselamatan seluruh personel. Latihan Dalmas sendiri dijadwalkan dilaksanakan setiap hari Rabu dengan melibatkan personel lintas fungsi dan anggota Polsek jajaran.

Skenario latihan diawali dengan simulasi kedatangan kelompok massa yang diperankan oleh personel lain. Pada tahap awal, massa digambarkan melakukan aksi unjuk rasa secara damai sambil menyampaikan orasi. Personel Dalmas diminta membentuk formasi, menjaga jarak aman, dan bersikap humanis tanpa mengurangi kewaspadaan. Komandan menekankan pentingnya komunikasi antarpetugas maupun dengan peserta aksi.

Ketegangan simulasi meningkat saat sebagian massa berpura-pura mendorong barisan polisi. Dalam kondisi tersebut, personel Dalmas menerapkan teknik dorong tameng serta mempertahankan formasi agar tetap solid. Mereka juga dilatih mengendalikan diri terhadap provokasi sambil tetap mengedepankan prinsip keselamatan. Instruksi diberikan secara bertahap oleh komandan peleton untuk menjaga konsistensi gerakan.

Ketika situasi dianggap semakin memanas, tim negosiator diterjunkan untuk melakukan pendekatan persuasif dalam upaya meredam emosi massa. Sementara itu, unit Dalmas tetap berjaga dalam formasi antisipatif. Skenario ini menguji koordinasi antarunit, mulai dari Dalmas inti, negosiator hingga pasukan cadangan.

Latihan ditutup dengan sesi evaluasi yang dipimpin langsung oleh komandan. Setiap personel diberi kesempatan menyampaikan kendala yang ditemukan selama latihan, baik terkait kesiapan fisik, teknik pertahanan, maupun koordinasi dalam formasi. Dari hasil evaluasi, seluruh personel dinyatakan mampu menjalankan prosedur Dalmas dengan baik dan siap diterjunkan dalam pengendalian massa di lapangan.

Kompol Toni Arman menegaskan bahwa latihan rutin ini merupakan bagian penting dari peningkatan profesionalisme Polres Lahat dalam memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat. Ia berharap, seluruh personel dapat terus meningkatkan kemampuan, disiplin, serta kecepatan respons menghadapi berbagai dinamika kamtibmas di wilayah hukum Polres Lahat.

Penulis : Akril Achmad
Editor : Jem’s

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *