https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Peringati Hari Guru Nasional, Dinas Pendidikan Sleman Dorong Para Guru Untuk Meningkatkan Kompetensinya

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassindonesianews.com Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Dwi Warni Yuli Astuti, menjelaskan pada tanggal 25 November 2025 ini bertepatan Hari Guru Nasional,” ujarnya saat dihubungi awak media di Kantornya Selasa (25/11/2025).

Dwi Warni, menjelaskan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengeluarkan surat edaran hari ini bahwa anak – anak belajar di rumah, kemudian Bapak dan Ibu Guru melakukan kegiatan upacara di masing – masing Kapanewon/Kecamatan. Tema peringatan Hari Guru tahun ini yaitu ” Guru Hebat Indonesia Kuat ” salah satu hal yang kemudian penterjemahaan dari kegiatan ini tentunya bagaimana kemudian Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mendorong para guru di Kabupaten Sleman untuk meningkatkan kompetensinya.

Ada beberapa hal yang terus kami dorong di bapak dan ibu guru, terutama terkait dengan pendekatan pembelajaran mendalam,” tutur Dwi.

Lanjutnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan pedoman implementasi koding dan kecerdasan artifisial pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

Regulasi ini menandai langkah strategis pemerintah dalam mendorong literasi digital sejak dini, serta memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tengah perkembangan teknologi global. Kita terus dorong dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan maupun juga dilaksanakan oleh kelompok – kelompok belajar baik itu Kepala sekolah, guru, kemudian komunitas dalam satuan pendidikan atau antar satuan pendidikan.

Dwi juga memaparkan pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan Sleman, juga memperhatikan aspek peningkatan kesejahteraan terutama adalah guru – guru non ASN atau kita menyebut GTT (Guru Tidak Tetap) merujuk pada tenaga pendidikan dan kependidikan yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sementara GTY (Guru Tetap Yayasan), dan PTY (Pegawai Tetap Yayasan) adalah staf yang diangkat dan gajinya dibayarkan oleh Yayasan dengan pembayarannya pada tahun ini kita anggaran dan pencairannya 2 bulan sekali,” jelasnya.

Dwi Warni juga menerangkan terkait dengan pengembangan atau peningkatan kompetensi itu banyak kegiatan dan program yang sudah kami lakukan, baik melalui komunitas belajar untuk mensupport bapak ibu guru guna mendorong untuk mengembangkan kompetensi salah satunya yang kita lakukan adalah apresiasi atau pemilihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) inovasi yang merupakan kegiatan penelitian yang berorientasi pada penerapan tindakan yang dilakukan oleh guru di dalam kelas pengajarannya sendiri dengan disertai refleksi diri yang sudah kami selesaikan di minggu kemaren,” sambungnya.

Alhamdulillah pada tahun ini perwakilan dari Kabupaten Sleman yang mengikuti apresiasi PTK di tingkat nasional di Jakarta, sebanyak tiga orang mewakili kita, mewakili DIY ke tingkat nasional.

Kami mengajak bapak ibu guru yang ada di Kabupaten Sleman, menjadi guru – guru Kabupaten Sleman yang hebat yang mengantarkan anak – anak Sleman menjadi pribadi – pribadi yang cerdas, berkarakter, dan tangguh.

Dan pengembangan kompetensi itu dilakukan baik di bidang PTK maupun di jenjang, jadi ada bidang SD, ada PAUD, dan SMP.

Ia juga menyampaikan peringatan hari guru nasional tahun ini, kami berkolaborasi dengan PGRI menyelenggarakan kegiatan yaitu ee por por lit dan satu lagi adalah guru prima kalau saya tidak salah ini. Kemudian puncaknya besok tanggal 10 Desember 2025, tetapi kalau istilah di Dinas Pendidikan yang kemaren kami sampaikan. Jadi dalam rangka hari guru nasional kemaren kami menyelenggarakan ajang pemilihan PTK inovatif, yang itu sudah kami sampaikan hasilnya di hari minggu kemaren.

Selain itu, kami juga kemaren menyelenggarakan talkshow inspiratif. Dalam acara tersebut kami mengundang karya guru – guru yang memiliki inovasi kami undang untuk berbagai praktik, agar menjadi inspirasi atau sebagai penyemangat bagi bapak ibu guru yang lain. Itu sudah kami laksanakan minggu kemaren, Alhamdulillah dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Sleman sebagai penyemangat hari guru nasional,” pungkasnya.(Joni).

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *