https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Dikukuhkan Sebagai Ketua Special Olympics DIY, Danang Maharsa Berkomitmen Menjadi Motor Gerakan Olahraga Inklusif

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMAN Kompassindonesianews.com Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, S.E, di kukuhkan sebagai Ketua Special Olympics Indonesia (SOlna) Daerah Istimewa Yogyakarta masa bakti 2025-2030 bertempat di Gedung Pascasarjana FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta pada Rabu 26 November 2025.

Danang Maharsa, beserta seluruh pengurus SOlna DIY, di kukuhkan oleh Wakil Ketua DPP SOlne, Novilia Syarif sekaligus menandatangani berita acara dan menyerahkan pataka kepada Danang Maharsa, selaku Ketua SOlna Provinsi DIY masa bakti 2025-2030.

Selaku Ketua yang baru, Danang Maharsa dalam sambutanya mengatakan pengukuhan ini tidak sekadar menjadi seremonial tetapi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam memastikan anak – anak dan remaja dengan disabilitas intelektual agar memiliki ruang kesempatan serta pendampingan yang baik dalam mengembangkan bakat dan prestasi di bidang olahraga,” tutur Danang.

Katanya, SOlna membuktikan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga tentang inklusi, kemandirian, persahabatan, serta penghargaan terhadap martabat setiap individu,” jelasnya.

” Ia berkomitmen bahwa SOlna DIY, kedepan dapat menjadi motor dan titik awal penguatan gerakan olahraga insklusif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Danang berharap melalui SOlna dapat memperluas akses pelatihan, memperbaiki infrastruktur mengadakan kompetisi yang lebih berkualitas serta membuka kesempatan lebih banyak atlet difabel intelektual untuk berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional,” tutup Danang Maharsa.

” Sementara itu, Wakil Ketua DPP SOlna, Novilia Syarif mengatakan dengan kepemimpinan baru ini, SOlna DIY semoga mampu menjadi lebih baik dan berkembang dalam mendorong anak – anak disabilitas intelektual untuk berkarya dan menorehkan prestasi,” kata Novilia.

Lanjutnya, dibawah kepemimpinan yang baru, saya yakin SOlna DIY mampu menorehkan prestasi dan yang paling terpenting adalah bagaimana caranya supaya kita bisa meyakinkan dan merubah stigma bahwa anak disabilitas intelektual juga mampu berprestasi dan memberikan sesuatu bagi bangsa dan negara,” paparnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *