KABUPATEN SLEMAN – Kompassindonesianews com Sebagai upaya mewujudkan tata kelola dokumentasi hukum yang semakin baik dan profesional, Pemkab Sleman mengadakan Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH) Award tingkat Kalurahan.
Kegiatan ini berlansung di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, pada Kamis 27 November 2025.
Hal itu disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman, Agung Armawanta menyampaikan acara ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Sleman kepada Kalurahan yang tertib dalam pengelolaan JDIH di wilayahnya masing – masing,” kata Agung.

Penilaian ini kami lakukan secara bertahap, tujuannya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dokumentasi hukum dalam pemerintahan Kalurahan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kalurahan adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat yang memiliki kewajiban untuk menghadirkan layanan informasi hukum. Tak hanya mudah diakses informasi hukum di Kalurahan, juga harus tersusun dengan baik, tertata, rapi, dan selalu di perbarui.
Banyak produk hukum yang perlu di tata, mulai dari peraturan Kalurahan, keputusan Lurah, hingga berbagai dokumen pendukung lainnya. Semua produk hukum ini harus terdokumentasi dengan baik, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari dan agar masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap aturan – aturan yang mengatur kehidupan mereka,” kata Bupati Harda Kiswaya.
Berikut Kalurahan penerima penghargaan JDIH Award Kabupaten Sleman tahun 2025, mulai peringkat pertama hingga tingkat sepuluh.
.
1.Kalurahan Banyuraden
2.Kalurahan Kalitirto
3.Kalurahan Girikerto
4.Kalurahan Condongcatur
5.Kalurahan Caturharjo
6.Kalurahan Trimulyo
7.Kalurahan Sendangarum
8.Kakurahan Purwobinangun
9.Kalurahan Sumberadi
10.Kaluragan Selomartani.
Pada kesempatan yang sama Pemkab Sleman juga meluncurkan logo dan tagline JDIH Kabupaten Sleman yang baru. Logo baru tersebut diambil dari bentuk dasar bentuk timbangan yang menyimbolkan humuk, yang di padukan dengan bentuk dasar segitiga yang terinspirasi dari filosofi Sleman Sembada.
Di harapkan logo ini bisa mebawa semangat baru untuk mewujudkan dokumentasi hukum yang informatif, dan mudah diakses masyarakat.
Adapun tagline yang turut di luncurkan adalah ” Mudah dan Informatif untuk Semua “.(Joni)















