https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Stok BBM dan LPG Aman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassIndonesianews.com Menjelang Natal 2025 dan sambut tahun baru 2026, pemerintah Kabupaten Sleman melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Bakan Minyak (BBM) dan Gas LPG di SPBU jalan Adisutjipto dan SPBU Bokoharjo Prambanan pada Selasa 16 Desember 2025. Tim pemantauan ini, di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa.

Pemkab Sleman melalui UPTD Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, melakukan pengukuran uji tera pada alat pengisian bahan bakar di SPBU tersebut guna mengurangi potensi kecurangan dalam takaran bahan bakar dan melakukan pengujian serta pemberian tanda sah secara berkala terhadap pompa ukur BBM.

Danang Maharsa, menyampaikan Pemkab Sleman, berkomitmen untuk menjaga keadilan dan kepuasan konsumen.

Ia menyampaikan jelang Nataru pemerintah Kabupaten Sleman, setiap tahun rutin melakukan pemantauan stok BBM dan LPG. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman dari akhir tahun, hingga awal tahun karena dengan melonjaknya kebutuhan sehingga supply harus di pantau,” terang Danang.

Berdasarkan pemantauan ketersediaan BBM dan LPG di dua titik stok nya aman jelang Nataru, dan kami memintak kerja sama dengan Pertamina terkait pemantauan takaran dan stok bahan bakar yang berada di wilayah Kabupaten Sleman, untuk mengantisipasi frekuensi demand tinggi agar tidak terjadi keterlambatan pengisian stok bahan bakar dan LPG.

Lanjutnya, ia menyampaikan jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026, masyarakat Kabupaten Sleman di harapkan untuk melakukan belanja dengan bijak agar tidak menimbulkan panimbunan. Katanya, pemerintah Kabupaten Sleman telah mengkomunikasikan kebutuhan BBM dan LPG bersubsidi tercukupi selama libur Natal dan tahun baru 2026.

” Dengan adanya pengawasan yang ketat dan transparan, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kecurangan dalam takaran bahan bakar. Karena pemerintah daerah, berkomitmen untuk menjaga keadilan dan kepuasan konsumen,” jelasnya.

Adapun ketersediaan Pertalite yakni 221.989 KL dan Solar 64.551KL untuk alokasi 2025. Kemudian harga BBM bersubsidi bulan Januari sampai dengan Desember 2025, belum ada perubahan harga yaitu Rp.10.000 perliter untuk Pertalite dan Rp.6.800 perliter untuk minyak Solar. Sedangkan jumlah SPBU dan Pertashop yang sudah di tera dan siap melayani yaitu sebanyak 50 unit SPBU, dan sebanyak 36 unit Pertashop di Kabupaten Sleman.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *