https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Dana BERMASA Hidupkan Budaya, Turnamen Gasing Se-Riau Bergulir di Bantan Sari

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BENGKALISKompassindonesianews.com – Semangat pelestarian budaya Melayu terasa kuat di Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, saat Open Tournament Seni Gasing Piring Se-Provinsi Riau resmi dibuka pada Jumat (9/1/2026).

Kegiatan budaya berskala provinsi ini terlaksana berkat dukungan Dana BERMASA Desa Bantan Sari sebesar Rp10 juta, yang dipadukan dengan partisipasi sejumlah donatur serta sponsor.

Turnamen ini menjadi bukti nyata pemanfaatan dana desa untuk kegiatan positif yang menyentuh langsung masyarakat.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan resmi dimulai tepat pukul 15.08 WIB, ditandai dengan pembukaan oleh Drs. Johansyah Syafri, yang hadir mewakili Bupati Bengkalis.

Ketua Gasing Terubuk Betuah Bantan Sari sekaligus Ketua Panitia, Hadi Sopian, menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar komunitas gasing dari berbagai daerah di Riau.

“Selain menjaga tradisi, turnamen ini juga menjadi ajang silaturahmi. Dana BERMASA Desa Bantan Sari sebesar Rp10 juta sangat membantu terselenggaranya kegiatan ini, ditambah dukungan para donatur lainnya,” ungkap Hadi.

Ia menjelaskan, panitia menyiapkan hadiah berupa Juara I Rp4 juta, Juara II Rp3 juta, dan Juara III Rp2 juta, lengkap dengan trofi, guna meningkatkan semangat dan sportivitas peserta.

Penjabat Kepala Desa Bantan Sari Gunondo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak pendukung. Menurutnya, pelestarian seni tradisional seperti gasing piring perlu terus didorong agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjadikan Desa Bantan Sari sebagai bagian dari pusat pelestarian budaya Melayu di Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM Drs. Johansyah Syafri, Disparbudpora Kabupaten Bengkalis yang diwakili Kepala Bidang Pariwisata Alwizar, SKM, Dinas PMD Kabupaten Bengkalis yang diwakili, Ketua DPH LAM Kabupaten Bengkalis atau yang mewakili, Camat Bantan Rafli Kurniawan, S.IP., M.Si, Pimpinan Cabang BRK Syariah Kecamatan Bantan Novri, serta Penjabat Kepala Desa Bantan Sari Gunondo.

Turut hadir pula Ketua BPD Desa Bantan Sari, Ketua LAM Desa Bantan Sari, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta peserta turnamen dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Turnamen Seni Gasing Piring Se-Riau yang mengusung tema “Segenggam Kayu, Mempererat Tali Silaturrahmi” ini akan berlangsung hingga 11 Januari 2026 dan diharapkan menjadi agenda budaya tahunan di Desa Bantan Sari.

Penulis Harry

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *