https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Ruwat Desa Segoro Tambak, Tradisi Syukur Warga Dibingkai Doa, Budaya, dan Doorprize Menarik

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com
SIDOARJO – Suasana Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, tampak semarak saat tradisi ruwat desa kembali digelar pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan tahunan yang diinisiasi Pemerintah Desa bersama masyarakat ini menjadi momentum kebersamaan warga dalam mengungkapkan rasa syukur sekaligus melestarikan budaya leluhur.
Sejak siang hari, warga dari berbagai kalangan memadati halaman desa. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam rangkaian kegiatan yang sarat nilai budaya, religius, dan hiburan. Antusiasme warga terlihat hingga malam hari, menjadikan ruwat desa sebagai ajang silaturahmi yang dinanti setiap tahunnya.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan undian doorprize bagi warga. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah undian khusus bagi warga yang taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2026 tepat waktu. Beragam hadiah disiapkan, mulai dari sepeda lipat, kulkas, hingga hadiah hiburan lainnya yang disambut sorak gembira warga.
Kepala Desa Segoro Tambak, Hj. Anik Mahmudah, mengatakan bahwa ruwat desa merupakan tradisi turun-temurun yang terus dijaga oleh masyarakat.
“Ruwat desa ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama agar Desa Segoro Tambak selalu diberi keselamatan, dijauhkan dari musibah, dan warganya diberi keberkahan,” ujarnya.
Selain mendoakan para leluhur babat alas Desa Segoro Tambak, kegiatan ini juga menjadi harapan agar mata pencaharian warga, baik di sektor kelautan maupun pertanian, semakin membawa hasil yang melimpah dan berkah.
Menurut Hj. Anik, ruwat desa tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai upaya pelestarian budaya lokal serta sarana mempererat hubungan sosial antarwarga, khususnya bagi generasi muda agar tetap mengenal tradisi desanya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Ruwat Desa Segoro Tambak, Bahrul Ulum. Ia mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang membuat acara berjalan sukses.
“Antusiasme warga luar biasa. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh kebersamaan,” katanya.
Puncak acara ditandai dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Tejo Sulistiono dari Balongbendo, Sidoarjo, yang membawakan lakon Wahyu Lumbung Selayur, sarat pesan spiritual, filosofi kehidupan, dan tuntunan moral bagi masyarakat.
Sebelum pagelaran wayang, acara diawali dengan pengajian umum sebagai siraman rohani yang disampaikan KH Maulana dari Kecamatan Taman, Sidoarjo.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Sedati, unsur Polsek Sedati, para kepala desa se-Kecamatan Sedati, BPD, LPMD, tokoh agama, PKK desa, pemuda Karang Taruna, serta masyarakat Desa Segoro Tambak. (Andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *