https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

75 Peserta Latihan Dasar Bela Negara, Resmi di Kukuhkan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Sebanyak 75 orang peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Bela Negara dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari Karang Taruna, Linmas, PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan, dikukuhkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, bertempat di Aula Kalurahan Sumberadi, Kapanewon/Kecamatan Mlati, Sleman pada Jumat 13 Februari 2026.

Agung mengatakan pengukuhan pelatihan dasar Bela Negara ini, adalah suatu hal yang dinamis.” Bela Negara itu wajib bagi semua warga negara, agar supaya paham bahwa kewajiban ini menjadi bagian tugas kita setiap warga negar,” kata Agung.

” Sementara itu, Kepala Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Samsul Bakri, mengatakan hari ini kami menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pengukuhan Pelatihan Dasar Bela Negara.

Lanjutnya, pada pengukuhan hari ini pesertanya ada dari Kapanewon/Kecamatan Mlati, dan Gamping. Kegiatan ini kami selenggarakan selama tiga hari, saya berharap nanti dari masyarakat baik itu yang dari unsur Pamong Kalurahan, tokoh pemuda, menjadi kader negara bisa menjadi pelopor untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan Bela Negara.

Samsul juga menjelaskan, cinta tanah air yang harus di kembangkan dan ditanamkan kepada setiap warga negara,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan implementasi konkret yang lebih riil di masyarakat tidak harus mereka angkat senjata karena kondisi sekarang tidak kondisi dalam perang sehingga bagaimana mereka bisa menjaga keamanan ketertiban di masyarakat. Ketertiban itukan banyak, bisa tidak melanggar aturan itu bagian dari Bela Negara termasuk bagaimana mereka mau dan mampu untuk cinta produk dalam negeri itu juga bagian dari Bela Negara termasuk membangun ketahanan masyarakat yang kuat dengan berbagai macam.

Tujuannya, agar nanti kondisi masyarakat di wilayahnya masing – masing, aman, tentram, tertib, misalnya mereka di setiap RT di setiap RW setiap Padukuhan atau Dusun itu bisa mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan seperti ronda malam.

Ronda malam merupakan implementasi dari Bela Negara yang bertujuan menjaga keamanan, ketertiban. Dan saya berharap nanti kalau sudah dilakukan setiap warga masyarakat dengan di pelopori para kader – kader yang sudah kita latih, otomatis nanti akan tercipta sebuah kamtibmas di setiap wilayah dimulai dari yang tetkecil,” tutup Samsul.

Dalam pengukuhan Latihan Dasar Bela Negara ini juga dihadir Lurah Sumberadi, Panewu/Camat Mlati, Danramil Mlati. (Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *