https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Ketua Pac Grib Jaya Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU Kalideres Priode 2026-2031

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

JakartaKompassindonesianewa.com – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya PAC Kalideres (GRIB JAYA) Menghadiri Acara Pelantikan Pengurus MWC NU  Di Gedung Sebaguna Citra 7. Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, Minggu 15 Februari 2026.

Kedatangan GRIB Jaya PAC Kalideres tersebut disambut baik oleh Ketua Tanfidyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kalideres,

H.Harun Ketua GRIB Jaya Kalideres berharap, silaturahmi ini untuk menjalin keakraban dan kebersamaan dalam kegiatan positif kemasyarakatan.

” Tujuannya supaya kita bisa bersinergi dan kerja sama dengan NU. Beliau juga berharap hal yang sama dengan GRIB, semoga kedepannya kita selalu menjalin hubungan yang harmonis. Selalu bersinergi dan bekerja sama dengan baik, dalam hal yang positif tentunya,” ujar H.Harun .

Sementara itu Kh.Minan Hana ketua Tanfidyah MWC NU Kalideres Jakarta Barat, Mengungkapkan, pada prinsipnya dalam hal muamalah kegiatan sosial kemasyarakatan, bisa bekerja bareng dan suport. Secara prinsip di NU baik melalui underbow Ansor atau Banser, Muslimat dan Fatayat, insyaalah bisa bersinergi.

” Jadi kami berterima kasih, teman-teman GRIB PAC Kalideres bisa Hadir/Bersilaturahmi,” ujarnya.

Dengan Banyaknya Ormas di Kalideres, Kh.Minan Hana menjelaskan, selama punya Visi Misi yang bermanfaat bagi Masyarakat khususnya Kalideres Jakarta Barat. dalam hal ikut berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan kompetensi masing-masing, kalau dari bendera apapun akan baik-baik saja.

Semakin banyak Ormas, selama kepentingannya tidak kepentingan pribadi atau politik yang spesifik, itu bentuk kepedulian untuk tanggung jawab sosial kepada Masyarakat.

“Kalau Ormas-Ormas tersebut bisa terkoordinir Kesbangpolinmas, bisa satu visi, terlepas dari bidang apa yang digarap kalau tujuannya untuk kemaslahatan umat, akan didukung,” imbuhnya.

Tentunya harus dilakukan pembinaan terus menerus, dikarenakan kalau sudah dimasuki kepentingan pribadi, akan bersinggungan dengan masyarakat. Bukan malah kemaslahatan yang didapat tapi malah banyak merugikan.

” Kita juga tahu di Kalideres ada ormas yang niatnya baik untuk masyarakat, tapi implementasinya kadang bisa memberikan rasa takut dan tidak aman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Mursalih

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *