https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Warga Masyarkat Pemilik Warung di desa Sapuran Wonosobo Tolak Pendirian Mini Market

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

WonosoboKompassindonesianews.com Para pemilik warung di Desa Sapuran, Menolak keras rencana pendirian mini market waralaba modern di wilayahnya. Pasalnya, mereka khawatir akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat. Kamis 19/02/2026.

Di samping itu, warga menilai tidak tranparansannya prosedur pendirian waralaba tersebut.Atas penolakan tersebut, perwakilan warga Sapuran menjelaskan, berdirinya mini market tersebut akan mematikan perekonomian pedagang kecil yang berada di sekitarnya. Karena tidak jauh di desa ini sudah dibangun mini market serupa, dan terbukti mematikan toko kecil milik warga setempat. Banyak toko milik warga yang akhirnya bangkrut karena adanya mini market itu.

Senada Pemilik warung mengatakan, dia sebagai pedagang kecil tidak setuju kalau ada pembangunan waralaba modern. Sebab, jelasnya, dapat mengurangi omzet yang dimilikinya. “Pokoknya saya menolak jangan dibangun disini,” ucapnya.

Ia melanjutkan, dia menolak rencana pembangunan waralaba. Sebab, sambungnya, keberadaan mereka akan memberikan efek negatif kepada masyarakat, diantaranya mempengaruhi penghasilan pemilik warung. Artinya, konsumen akan lebih nyaman belanja ke waralaba tersebut dibandingkan warung biasa. Kemudian, kalau diperhatikan anak-anak kebanyakan minta jajan di tempat mereka seperti yang sudah terjadi. “Mending kalau orangtuanya lagi ada duit. waralaba kan ga bisa diutang,” tuturnya.

Setiawan

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *