https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pesan Kepala BPBD Sleman, Masyarakat Agar Berhati – Hati Saat Bepergian Dalam Kondisi Hujan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, R.Haris Martapa, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang juga disertai angin kencang dalam beberapa waktu ke depan.

Haris, menambahkan pihaknya terus menyimak rilis resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna mengikuti perkembangan situasi cuaca terkini,” katanya Rabu 4 Maret 2026.

” Lanjutnya, kami selalu memantau informasi dari BMKG untuk memastikan langkah antisipasi yang tepat. Dan masyarakat juga kami minta aktif mengikuti pembaruan informasi cuaca, terang Haris.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hujan dengan intensitas lebat berpotensi menimbulkan banjir atau genangan terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal. Selain itu, angin kencang juga berisiko menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan ringan pada bangunan.

Kami dari BPBD Kabupaten Sleman, mengimbau warga untuk melakukan langkah – langkah pencegahan antara lain memangkas pohon yang terlalu rimbun atau sudah lapuk di sekitar rumah, serta melakukan normalisasi selokan dan saluran air guna mencegah penyumbatan,” tegasnya.

Langkah sederhana seperti membersihkan saluran air di lingkungan tempat tinggal, ini sangat membantu mengurangi risiko genangan air saat hujan deras.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati – hati saat bepergian dalam kondisi hujan dan angin kencang, jika situasi dirasa tidak aman, warga disarankan untuk berhenti sejenak dan mencari tempat yang lebih aman hingga cuaca membaik.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat atau ke BPBD Sleman apa bila terjadi kejadian darurat seperti pohon tumbang, tanah longsor, atau banjir, agar dapat segera di tangani.

Keselamatan adalah utama, kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan saling mengingatkan demi meminimalkan risiko bencana,” tutup Haris.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *