https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Polri Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026, Polda Metro Jaya Manfaatkan 50 Hektare Lahan di Cikarang

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com
Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I tahun 2026 di lahan seluas 50 hektare yang berada di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukrungan Polri terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Kegiatan penanaman jagung serentak secara nasional dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026). Sementara itu, di Kabupaten Bekasi kegiatan dipimpin oleh Wakapolri Dedi Prasetyo yang didampingi Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suhaeri serta Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono.
Dalam sambutannya, Wakapolri mengatakan kegiatan penanaman jagung serentak ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh 36 polda sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan.
“Pada hari ini Bapak Kapolri memimpin langsung kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I yang dipusatkan di Polda Sumatera Selatan dan diikuti oleh seluruh polda di Indonesia sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Dedi.
Ia menjelaskan bahwa pada kuartal I tahun 2026 target penanaman jagung secara nasional mencapai lebih dari 100 ribu hektare. Pada 2025, Polri telah berhasil menanam jagung seluas 661 ribu hektare dari target nasional 1 juta hektare.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga mengapresiasi kontribusi Polda Metro Jaya yang tetap mendukung program tersebut meskipun memiliki keterbatasan lahan.
Menurutnya, Polda Metro Jaya tetap berkontribusi melalui berbagai inovasi dan kerja sama lintas sektor dengan memanfaatkan sekitar 50 hektare lahan untuk penanaman jagung yang akan terus dikembangkan.
Selain penanaman jagung, lahan yang dikelola juga dimanfaatkan untuk tanaman lain guna mendukung ekosistem rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polri juga menggandeng berbagai pihak seperti perusahaan perkebunan, PTPN, Kementerian Kehutanan melalui program hutan sosial, serta sektor swasta untuk memperluas lahan tanam.
Untuk memperkuat program tersebut, Polri juga bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani. Selain itu, dukungan permodalan juga disalurkan melalui koperasi Polri guna membantu kebutuhan bibit, pupuk hingga alat dan mesin pertanian.
(Andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *