https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Haul ke-25 Buya Nasir Dipadati Peziarah, Kampung Kiai Marogan Jadi Pusat Wisata Religi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Palembang, 25 April 2026Kompassindonesianews.com Peringatan haul ke-25 Buya Nasir berlangsung khidmat pada Sabtu malam, usai salat Magrib, di kediaman Masayu Lina yang berada di kawasan perkampungan cagar budaya Kiai Marogan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.

Kawasan ini dikenal dengan keberadaan Masjid Kiai Muara Ogan (Masjid Ki Marogan) yang terletak di Jalan Ki Marogan, Kelurahan Ogan Baru. Masjid bersejarah tersebut berada di lokasi strategis, tepat di pertemuan Sungai Musi dan Sungai Ogan, sehingga menjadi salah satu pusat wisata religi yang ramai dikunjungi masyarakat.

Kegiatan haul ini dirangkaikan dengan acara aqiqah Kaesya Tasya Putri, putri dari Akhiruddin. Rangkaian acara dipandu oleh Ustadz Abdul Rozak selaku pembawa acara sekaligus pemimpin tahlil. Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin oleh santri Kiai Marogan, Hafiz (Rian).

Dalam tausiahnya, KH Kgs Nurdin Mansyur menyampaikan pesan agar umat senantiasa berbuat kebaikan sebagai bekal menuju akhirat, menuntut ilmu, menjaga akhlak mulia, serta mempersiapkan diri menghadapi hari kematian. Beliau menegaskan bahwa apabila tugas manusia di dunia telah selesai, maka kehidupan akan berlanjut di alam akhirat. Dengan mengamalkan nilai-nilai kebaikan, insya Allah manusia akan memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat.

Beliau juga menyampaikan doa khusus bagi Kaesya Tasya Putri agar tumbuh menjadi anak yang salehah, taat kepada Allah, berbakti kepada kedua orang tua, serta berguna bagi nusa dan bangsa. Selain itu, beliau mendoakan agar kelak mendapatkan pasangan yang baik, taat beragama, patuh kepada orang tua, dan senantiasa berbuat kebaikan.

Kegiatan ini turut menarik perhatian peziarah dari berbagai daerah. Selain masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya, jamaah juga datang dari luar Sumatera, seperti dari Provinsi Banten, serta dari berbagai wilayah Nusantara hingga mancanegara.

Kehadiran para peziarah tidak terlepas dari keberadaan maqam Kiai Marogan yang dikenal sebagai salah satu wali Allah. Ia memiliki silsilah keturunan mulia yang bersambung hingga Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati), salah satu Wali Songo, serta terus berlanjut hingga kepada Baginda Rasulullah SAW.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Syekh Muda Fauzi selaku Ketua Yayasan Masjid Kiai Marogan, Ketua Masjid Kiai Marogan beserta wakilnya, Syekh Muda Iksan, KH Mgs Ahmad Pauzan Yayan, serta zuriyat Kiai Marogan dan masyarakat sekitar.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Kgs Nurdin Mansyur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

(Komarudin)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *