https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pengguna Jalan Soroti Akses Penghubung Banjarnegara–Kebumen, DPUPR Dinilai Lamban Tangani Jalan Rusak di Pagedongan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Banjarnegara, — Kompassindonesianews.com  Kondisi akses jalan penghubung Kabupaten Banjarnegara dan Kebumen yang melintasi wilayah Kecamatan Pagedongan kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pengguna jalan, warga sekitar, hingga tokoh masyarakat mengeluhkan kerusakan jalan yang dinilai semakin parah namun belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.  8 Mei 2026

Kerusakan terjadi di beberapa titik ruas jalan, terutama di wilayah Desa Pagedongan. Selain berlubang, sebagian badan jalan dilaporkan mengalami amblas cukup parah hingga hanya menyisakan separuh badan jalan yang masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lokasi pada Kamis (7/5/2026), kondisi jalan yang rusak memicu kekhawatiran para pengendara. Banyak pengguna jalan mengaku kecewa karena kerusakan tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang jelas dari pihak DPUPR Kabupaten Banjarnegara.

“Sudah lama rusak seperti ini, tapi belum juga diperbaiki. Kalau malam hari sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar salah seorang pengguna jalan kepada wartawan.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pengendara lain yang mengaku hampir mengalami kecelakaan saat melintasi ruas jalan rusak di wilayah Kebutuhduwur, Kutasari. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan sebelum kondisi semakin membahayakan masyarakat.

“Beberapa kali hampir jatuh karena jalan berlubang dan amblas. Apalagi kalau hujan, lubangnya tidak terlihat,” ungkap salah satu pengendara.

Tak hanya masyarakat, sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa di sekitar wilayah terdampak juga menyampaikan keresahan mereka. Menurut mereka, kondisi terparah berada di sisi utara pertigaan Watubelah, Desa Pagedongan, yang mengalami amblas cukup serius.

“Jalan ini memang sudah lama rusak. Yang paling parah di utara pertigaan Watubelah, badan jalannya amblas. Untuk perawatan dan perbaikan itu kewenangan DPUPR Kabupaten Banjarnegara. Kami dari desa hanya bisa mendorong agar segera diperbaiki,” jelas salah satu perangkat desa kepada wartawan.

Jalan penghubung Banjarnegara–Kebumen tersebut diketahui menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi ekonomi antarwilayah. Kondisi jalan yang rusak dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, namun juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait mengenai kapan perbaikan akan dilakukan. Sementara itu, sejumlah awak media menyatakan akan terus memantau perkembangan dan respons pemerintah daerah terhadap kerusakan akses jalan tersebut.

Setiawan

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *