https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Evaluasi PSN dan Pemeriksaan Jentik Nyamuk, RW 02 Jembatan Besi Mencapai 96 Persen

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta BaratKompassIndonesianewscom  Pemerintah Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat malakukan kegiatan evaluasi pemberantasan sarang nyamuk dan pemeriksaan jentik nyamuk bertempat di wilayah RW 02, pada Jumat 29 Mei 2026.

Pemeriksaan dilakukan di dua wilayah RT, yakni RT 002 dan RT 003 RW 02 Jembatan Besi. Dari total 52 rumah yang diperiksa, ditemukan hanya 2 rumah yang masih terdapat jentik nyamuk. Hasil tersebut menunjukkan Angka Bebas Jentik (ABJ) mencapai ±96 persen, yang dinilai sangat baik dan berada di atas rata-rata.

Dalam sambutannya, dr. Frida dari Puskesmas Jembatan Besi menyampaikan apresiasi atas hasil evaluasi tersebut.

“Alhamdulillah pencapaian Angka Bebas Jentik sudah mencapai 96 persen. Ini merupakan hasil yang sangat baik dan menunjukkan kerja sama yang bagus antara kader Jumantik dan masyarakat,” ujar dr. Frida.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh:
• Lurah Jembatan Besi, Achmad Subhan, SE., M.A.P.
• Kasi Pemerintahan Kecamatan Tambora, Ansori
• Kasi Kesra Kelurahan Jembatan Besi, Reven
• Ketua PKK Kelurahan Jembatan Besi, Novita Sari
• Kader PKK Kelurahan Jembatan Besi
• Kader Jumantik RW 02
• Anggota Satpol PP
• Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip
• LMK RW 02 Jembatan Besi, Pepen Supendi
• FKDM Kelurahan Jembatan Besi, Mad Sattar
• PPSU Kelurahan Jembatan Besi

Ketua RW 02 Jembatan Besi, Agus Rendi, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kelurahan Jembatan Besi, pihak Kecamatan Tambora, PKK Kelurahan, Satpol PP, Babinsa, PPSU, LMK, FKDM, serta seluruh kader Jumantik RW 02 yang telah bekerja keras menjaga lingkungan agar tetap bersih dan bebas jentik nyamuk,” ujar Agus Rendi.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Tambora, Ansori, berharap capaian tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan menuju hasil yang lebih baik lagi.

“Jangan hanya dipertahankan saja, tetapi harus ada peningkatan lagi menuju posisi yang lebih tinggi walaupun belum mencapai 100 persen,” katanya.

Dalam sambutannya, Lurah Jembatan Besi, Achmad Subhan, SE., M.A.P., menyampaikan bahwa RW 02 merupakan wilayah percontohan dalam program Pilah Sampah dan pengelolaan lingkungan.

Ia juga menegaskan agar program lingkungan tidak hanya sekadar dipublikasikan atau “share-share” di media sosial, namun harus dibuktikan dengan kenyataan dan kerja nyata di lapangan.

Namun demikian, warga juga berharap agar pemerintah beserta jajaran dapat lebih aktif turun langsung ke lingkungan masyarakat, tidak hanya menerima laporan, tetapi juga memberikan edukasi dan pembinaan secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Dengan capaian tersebut, RW 02 Jembatan Besi diharapkan dapat terus menjadi wilayah percontohan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Johan

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *