https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bupati Sleman, Mendukung Pembangunan Candi Sebagai Simbol Kerukunan Umat Beragama Melalui Budaya

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menerima kunjungan silaturahmi Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (AFKUB), bertempat di ruangan rapat Sembada Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sabtu 30 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinegi, dalam menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama melalui pendekatan budaya yang inklusif dan harmonis.

” Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, menerima langsung rombongan pengurus AFKUBI yang dipimpin oleh Ketua AFKUBI, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet. Dalam rombongan ini juga turut hadir, Ida Pedanda atau pemimpin rohaniwan Hindu serta tokoh penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang berjumlah sekitar 40 orang.

Dalam kesempatan tersebut, AFKUBI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman atas dukungan terhadap pembangunan Candi Candra Geni Sri Sedana yang berlokasi di Padukuhan Kemiri, Kakurahan Purwobinangun, Kapanewon/Kecamatan Pakem.

” Bupati Harda Kiswaya, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjaga nilai – nilai toleransi, keberagaman, dan kerukunan di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan Candi Candra Geni Sri Sedana ini menjadi simbol kerukunan umat beragama melalui budaya,” ungkapnya.

“Saya mendukung pembangunan Candi ini sebagai simbol kerukunan umat beragama melalui budaya serta memperkuat identitas Kabupaten Sleman yang toleran, inklusif, dan menghargai perbedaan. Lanjutnya, Pemkab Sleman akan memastikan proses pembangunan berjalan baik tanpa persepsi negatif di masyarakat,” tutup Bupati Harda Kiswaya.

” Sementara itu, Ketua AFKUBI, Ida Pangelingsir Agung Putara Sukahet, menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya dan terimakasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam proses pembangunan Candi Candra Geni Sri Sedana di Pakam,” bebernya.

Ia juga berharap Candi ini menjadi simbol kerukunan umat beragama serta melalui konsep integratif spiritualitas, budaya, dan ekonomi, keberadaan Candi ini dapat menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan di kawasan lereng Merapi.

” Kami mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan dari Pemkab Sleman dalam proses pembangunan Candi Candra Geni Sri Sedana, semoga dapat menjadi simbol kerukunan umat beragama dan toleransi di Kabupaten Sleman,” pungkasnya.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *