https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Polisi Ungkap Delapan Luka Bacok Tewaskan Pedagang Cilok di Cikupa

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TangerangKompassindonesianews.com
Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada menyebutkan terdapat banyak luka diduga sabetan senjata tajam pada jasad pedagang cilok berinisal P (bukan R). Jumlahnya mencapai delapan luka.

“Selain luka diduga akibat sabetan sajam, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa memar,” sebut Indra Waspada, Kamis (4/6/2026).

P ditemukan tewas dalam rumah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa pada Selasa kemarin. Kondisi jasad pedagang cilok tersebut diketahui dari hasil otopsi.

Indra Waspada menyebutkan selain telah mengidentifikasi, penyidik juga sudah periksa beberapa saksi. Keterangan saksi-saksi maupun bukti-bukti lainnya terus digali.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap,” katanya.

Kapolsek Cikupa, Ajun Komisaris Syamsul Bahri sebutkan terungkapnya R sudah tewas bermula dari saksi atas nama Septiana mengecek ke rumah kontrakan korban. Posisi kontrakan terkunci dan di depannya ada gerobak cilok.

“Ditemukan darah dan posisi korban berada tengkurap di lantai,” sebutnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut keterangan saksi-saksi, kata Syamsul, korban tinggal bersama dua orang rekannya. Mereka menghuni rumah kontrakan baru sekitar 10 hari terakhir.

Polisi gabungan dari Polsek Cikupa dan Polresta Tangerang beserta tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jasad R dibawa ke RSUD Balaraja untuk diotopsi. “Untuk melaksanakan identifikasi penyebab-penyebab apa yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dan mengumpulkan barang bukti baik CCTV maupun saksi-saksi lainnya,” terang Syamsul

Penulis: Rudy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *