Taput. Kompassindonesianews.com-
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan daerah melalui kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Pangaribuan yang dipusatkan di Lapangan Gereja HKBP Pakpahan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, serta Staf Ahli TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Lisa Deni Lumbantoruan.
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk menghadirkan berbagai program nyata bagi masyarakat. Selain menyerahkan bantuan di sektor pertanian, ketahanan pangan, dan sosial, Bupati juga memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pelantikan pejabat administrasi.
Pada kesempatan itu, Bupati melantik sebanyak 23 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas, termasuk pelantikan Camat Pangaribuan secara definitif. Pelantikan tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan pemerintahan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan hingga ke tingkat desa.
Dalam arahannya, Bupati Jonius Hutabarat menegaskan bahwa Kecamatan Pangaribuan merupakan salah satu kawasan strategis pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara. Oleh karena itu, berbagai program pemerintah diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat.
“Pangaribuan memiliki arti yang sangat istimewa bagi kami. Sebagian besar masyarakat di sini adalah petani, sehingga sudah sewajarnya berbagai program pembangunan pertanian diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Sebagai bentuk dukungan terhadap modernisasi pertanian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian menyerahkan berbagai alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang terdiri dari dua unit traktor roda empat, 13 unit traktor roda dua, dua unit mesin pemipil jagung, delapan unit pompa air, serta 15 unit hand sprayer kepada kelompok tani. Bupati mengingatkan agar seluruh bantuan tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal demi meningkatkan hasil produksi pertanian.
Selain itu, melihat tingginya prospek komoditas kopi di pasar, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga meluncurkan program pengembangan perkebunan kopi seluas 2.200 hektare. Sebagai tahap awal, hampir setengah juta bibit kopi unggul disalurkan kepada kelompok tani di Kecamatan Pangaribuan. Bupati menginstruksikan camat beserta jajaran penyuluh pertanian agar melakukan pengawasan secara langsung sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Di sektor ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan dari Badan Pangan Nasional berupa 76.640 kilogram beras dan 15.328 liter minyak goreng kepada sekitar 3.700 kepala keluarga di Kecamatan Pangaribuan sebagai upaya menjaga stabilitas pangan masyarakat.
Sementara itu, melalui Dinas Sosial, pemerintah juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Dusun I Sosor Pinandang, Desa Sigotom Timur, yang terjadi pada Januari 2026. Selain itu disalurkan pula 25 paket pelayanan kesejahteraan sosial berupa bantuan makanan bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang mampu, serta paket susu dan vitamin bagi Sekolah Lansia.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara Daerah Pemilihan IV, Salamat Pakpahan dan Toman Balige Pakpahan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap masyarakat Pangaribuan, khususnya melalui berbagai bantuan yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produktivitas sektor pertanian.
Dalam dialog bersama masyarakat, anggota DPRD juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan infrastruktur jalan dan irigasi. Menanggapi hal tersebut, Bupati Jonius Hutabarat memastikan pemerintah daerah akan merealisasikan pembangunan jalan sekitar enam kilometer yang meliputi ruas Jalan Sibingke dan Sipahutar pada tahun anggaran berjalan sebagai tindak lanjut hasil Musrenbang. Pemerintah juga berkomitmen melakukan penataan fasilitas umum, termasuk perbaikan jalan dan drainase di kawasan Pasar Pangaribuan.
Usai kegiatan di lapangan, Bupati bersama rombongan langsung meninjau kondisi Pasar Pangaribuan untuk melihat secara langsung kebutuhan pembangunan yang akan segera ditindaklanjuti.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta para camat agar lebih aktif turun ke lapangan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan seluruh program pemerintah terlaksana dengan baik hingga ke tingkat desa.
Bupati juga memberikan tiga penekanan utama, yakni memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten, melakukan monitoring terhadap seluruh program pembangunan termasuk sektor pendidikan dan kesehatan, serta menggerakkan pelestarian lingkungan melalui program SAITAPAIAS, gotong royong membersihkan lingkungan, dan pencegahan penggundulan hutan.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan kunjungan kerja juga diisi dengan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui dua UPTD Puskesmas, pelayanan administrasi kependudukan, serta berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh siswa sekolah dasar maupun kelompok lansia.
Bupati memberikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam melestarikan budaya Batak melalui seni tortor, paduan suara, dan pertunjukan budaya. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan karakter masyarakat yang harus terus dijaga seiring dengan kemajuan pembangunan daerah.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, memperluas perlindungan sosial, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memastikan pelayanan publik semakin dekat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
( Marhuarar Pangaribuan)














