https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kebakaran di TPA Jatiwaringin Mengeluarkan Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi, Sementara Petugas Masih Berupaya Melakukan pemadam

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TangerangKompassindoneaianews.com – Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang berada di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (30/6/2026) pagi.

Api membakar tumpukan sampah dan menimbulkan asap hitam pekat yang menyebar luas ke area sekitar, membumbung tinggi dari titik kebakaran dan bahkan dapat terlihat dari sejumlah wilayah di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat warga mengeluhkan kualitas udara yang menurun akibat asap yang terus menyebar.

Sejumlah warga menyebut, asap mulai terasa pekat sejak api membesar di area tumpukan sampah. Situasi ini juga membuat aktivitas di sekitar TPA terganggu karena jarak pandang terbatas dan bau menyengat yang terbawa angin.

Kobaran api mulai terlihat sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sekitar menyebut hanya satu unit mobil pemadam kebakaran yang awalnya tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Kebakarannya mulai sekitar jam 09.00 pagi. Baru satu mobil damkar yang datang,” ujar salah satu warga.

Menurut warga, kebakaran di TPA Jatiwaringin bukan kali pertama terjadi. Insiden serupa disebut kerap berulang terutama saat musim kemarau.
“Asapnya tebal sekali. Kalau kemarau memang sering kejadian seperti ini,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan Media Kompassindonesianews.com di lokasi, asap pekat masih terus membumbung dari area tumpukan sampah yang terbakar. Meski demikian, aktivitas di lokasi belum sepenuhnya berhenti. Sekitar enam alat berat masih terlihat beroperasi di tengah kondisi asap tebal

Petugas pemadam kebakaran hingga kini masih berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain. Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat meningkatkan langkah pencegahan, mengingat kebakaran di TPA tersebut dinilai sering berulang dan berdampak pada kualitas udara di wilayah sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun data resmi mengenai luas area yang terdampak

(Yopi/Dms)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *