Rajeg Tangerang – Kompassindonesianews.Com Pemerintah Kecamatan Rajeg menggelar Sholat Istisqa Tolak Bala dan Sholat Hajat sebagai ikhtiar spiritual dalam merespons kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jumat (03/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Rajeg itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono, S.H., perwakilan Danramil Rajeg, Lurah Sukatani Hj. Umiyati, S.I.P., perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.

Awalnya, Pemerintah Kecamatan Rajeg berencana melaksanakan Sholat Istisqa sebagai doa memohon turunnya hujan untuk membantu proses pemadaman kebakaran. Namun, berdasarkan arahan Imam Sholat, Ustadz Syaifudin, pelaksanaan dialihkan menjadi Sholat Tolak Bala dan Sholat Hajat.
“Sholat Istisqa memiliki ketentuan yang perlu dipenuhi, salah satunya dianjurkan berpuasa selama tiga hari. Karena itu, hari ini kita melaksanakan Sholat Tolak Bala dan Sholat Hajat,” ujar Ustadz Syaifudin.
Camat Rajeg, Oman Apriaman, S.K.M., S.I.P., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar batin yang berjalan berdampingan dengan upaya pemadaman oleh petugas di lapangan.
“Kami berharap Allah SWT menurunkan hujan agar dapat membantu memadamkan api di TPA Jatiwaringin. Selain upaya teknis yang terus dilakukan secara maksimal, kita juga memohon pertolongan kepada Allah SWT agar musibah ini segera berakhir,” kata Oman.
GP Ansor dan Muhammadiyah Rajeg Nyatakan Dukungan
Pelaksanaan doa bersama mendapat dukungan dari sejumlah organisasi masyarakat Islam, di antaranya GP Ansor Rajeg dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rajeg.
Ketua PAC GP Ansor Rajeg, Chaerul Fajri, mengatakan pihaknya mengajak kader Ansor mengikuti sholat berjamaah sekaligus menyiapkan aksi sosial bagi warga terdampak.
“Kami berdoa agar kebakaran di TPA Jatiwaringin segera teratasi. Selain itu, GP Ansor juga akan membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak asap kebakaran,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC Muhammadiyah Rajeg, Sopyan Jahara Nur, S.E., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pemerintah Kecamatan Rajeg yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi musibah.
“Saya menghadiri undangan tersebut sebagai bentuk dukungan. Meskipun dilaksanakan pada hari kerja sehingga tidak semua anggota dapat hadir, Alhamdulillah antusiasme masyarakat tetap tinggi,” katanya.
Sholat Tolak Bala dan Hajat ini menjadi simbol kebersamaan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan organisasi masyarakat dalam menghadapi bencana melalui pendekatan spiritual yang diiringi langkah-langkah nyata untuk membantu masyarakat serta mendukung percepatan penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin.
(Red/Dms)














