WONOSOBO – Kompassindonesianews.Com Operasi pencarian terhadap dua remaja yang diduga hilang di kawasan Gunung Bismo memasuki hari ke-10, Sabtu (11/7/2026). Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Untuk hari ini di bagi 4 titik wilayah penelusuran :
1. Via Sikunang Kec. Kejajar
2. Via Tegalsari Kec. Garung
3. Via Slukatan Kec. Mojotengah
4. Via Dero Duwur Kec. Mojotengah
Terakhir dari Pos Induk.
Pencarian melibatkan personel Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Pengelola Time Bascamp Relawan SAR, BANSER, BAGANA, serta masyarakat setempat dan relawan lainya. Tim dibagi ke beberapa sektor untuk menyisir jalur pendakian, kawasan hutan lebat, tebing, lembah, hingga alur sungai yang sulit dijangkau.
Selain penyisiran darat, tim juga memanfaatkan dukungan drone dan anjing pelacak (K9) guna memperluas jangkauan pencarian dan membantu mendeteksi keberadaan korban di medan yang berat.
Kondisi cuaca yang berubah-ubah, vegetasi yang rapat, serta medan pegunungan yang terjal menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap berkomitmen melanjutkan upaya pencarian secara maksimal hingga korban ditemukan.
Hingga hari ke-10 pelaksanaan operasi, kedua korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap memberikan dukungan serta doa bagi kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
Pihak keluarga korban berharap kedua remaja tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh personel yang terlibat dalam proses pencarian di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo.
Setiawan












