Bitung – KompassIndonesiaNews Menjelang perayaan Hari Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa yang akan digelar pada Minggu, 26 Juli 2026, Ormas Adat Dayak Minahasa Bersatu Indonesia (DMBI) Kota Bitung mengajak seluruh masyarakat merayakan momentum tersebut dengan penuh rasa syukur, kebersamaan, dan tetap mengedepankan keamanan.
Panglima DMBI Kota Bitung, Michaellz Hontong Kello, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa yang akan merayakan tradisi tahunan tersebut.
Menurutnya, Hari Pengucapan Syukur bukan hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Minahasa.
“Pengucapan Syukur merupakan momentum untuk mengucap syukur atas berkat, kesehatan, keselamatan dan rezeki yang telah diterima. Lebih dari itu, perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan,” ujar Michaellz.
DMBI juga mengingatkan masyarakat untuk terus menghidupkan falsafah Minahasa, “Sitou Timou Tumou Tou”, yang mengajarkan bahwa manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya. Nilai tersebut dinilai sangat penting untuk terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga toleransi, persatuan, dan sikap saling menghormati.
Seiring dengan pelaksanaan perayaan tersebut, DMBI Kota Bitung mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi antara masyarakat, TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh adat dinilai menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan aman dan lancar.
Michaellz secara khusus mengimbau generasi muda untuk menjadi contoh dalam menjaga situasi kamtibmas. Ia mengingatkan agar tidak terlibat dalam berbagai tindakan yang dapat mengganggu keamanan, termasuk membawa senjata tajam, penyalahgunaan narkoba, balapan liar serta mengonsumsi minuman beralkohol sebelum atau saat berkendara.
Selain menjaga kamtibmas, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dalam berlalu lintas. Penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, pemakaian sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan menjadi hal yang harus diperhatikan.
Pengendara juga diimbau mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara serta tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk atau berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba.
“Keselamatan dan keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan Hari Pengucapan Syukur sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa masyarakat Minahasa adalah masyarakat yang religius, tertib, santun dan taat hukum,” tegasnya.
DMBI Kota Bitung pun menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Pengucapan Syukur kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa. Diharapkan perayaan pada 26 Juli 2026 dapat berlangsung dengan penuh sukacita, aman, damai, serta semakin memperkokoh persatuan dan persaudaraan masyarakat di Tanah Minahasa.
(Tim Redaksi)














