Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kembali menggelar Pasar Bela Negara bertema ” Pemusatan Latihan Paskibraka 2026 “. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, Jumat pagi 31 Juli 2026.
” Ketua Tim Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kabupaten Sleman, Dwijo Anggono, menjelaskan bahwa Pasar Bela Negara kali ini kami mengundang dua orang nara sumber yaitu dari Kodim 0732/Sleman Pelda Sihono, dan Brigadir Hilda Febiana dari Polresta Sleman.

Anggono menjelaskan bahwa untuk Paskibraka Kabupaten Sleman tahun 2026 ini berjumlah sebanyak 38 peserta, mereka berasal dari siswa – siswi SMA/SMK/MA dan Sekolah Rakyat yang ada di Kabupaten Sleman ini,” terangnya.
Sedangkan pemusatan latihan kami mulai dari tanggal 21 Juli sampai 2 Agustus bertempat di Lapangan Pemda Sleman, pada tanggal 3 Agustus latihan kami geser ke Lapangan Denggung Sleman tempat kegiatan upacara peringatan HUT RI ke -81. Setelah mengikuti rangkaian pelatihan, pada tanggal 14 Agustus 2026 semua peserta menjalani karantina sampai tanggal 19 Agustus 2026.
” Lebih jauh Anggono menambahkan untuk pelatih peserta Paskibraka tahun ini kami dari Bakesbangpol Sleman meminta bantuan dari Kodim 0732/ Sleman sebanyak 3 anggota, dari Polresta Sleman 3 anggota, dan didampingi 10 orang pendamping dari duta Pancasila Paskibraka Kabupaten Sleman,” bebernya.
Sementara itu, Pelda Sihono, menyampaikan bahwa untuk program pelatihan Paskibraka minggu pertama pemantapan fisik dan mental, minggu kedua pematangan baris berbaris, dan minggu ketiga pembentukan formasi dan pematangan kesiapan anak Paskibraka untuk siap melaksanakan tugas pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT RI ke -81 Kemerdekaan RI tahun 2026,” kata Sihono.
” Hal senada juga disampaikan oleh Brigadir Hilda Febiana, untuk melatih anak – anak ini mereka mempunyai sifat yang bermacam – macam. Menurutnya, kita memerlukan perhatian khusus. Namun, karena dari proses seleksinya sudah dipilih, anak – anak yang betul – betul memiliki kemampuan dan kemauan yang kuat sehingga untuk melatihnya kita tidak begitu sulit, namun harus sabar,” tutupnya.
(Joni)














