Banjarnegara –Mompassindonesianews.com Korban kecelakaan kerja di PT Blesscon Banjarnegara dikabarkan akan menjalani operasi plastik sebagai bagian dari proses pemulihan atas luka yang dideritanya. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan membutuhkan penanganan medis lanjutan agar kondisi kesehatannya dapat terus membaik.
Kasus kecelakaan kerja tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan turut disorot dalam aksi yang dilakukan sejumlah pihak pada awal tahun 2026. Peristiwa itu kembali menjadi pembahasan seiring berlanjutnya proses pengobatan yang harus dijalani korban.
Di tengah perjuangan memulihkan kondisi fisiknya, korban juga mengaku kecewa karena gaji yang menjadi haknya disebut kerap dibayarkan terlambat. Menurut pengakuannya, keterlambatan pembayaran upah semakin menambah beban, terutama ketika dirinya harus menjalani perawatan medis dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Korban berharap perusahaan dapat memberikan perhatian lebih terhadap perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja, termasuk memenuhi hak-hak pekerja secara tepat waktu, khususnya bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pemenuhan hak-hak normatif pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Perlindungan terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dinilai menjadi bagian penting dari tanggung jawab perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Blesscon Banjarnegara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan keterlambatan pembayaran gaji maupun tanggapan atas pernyataan korban.
Setiawan














